31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Tandor Space, Kafe Berkonsep Urban Farming di Semarang yang Harganya Cocok untuk Pelajar

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kota Semarang mempunyai kafe unik dengan konsep urban farming. Selain bisa menikmati kulineran, di tempat tersebut, pengunjung juga bisa belajar soal dunia pertanian. Kafe tersebut bernama Tandor Space, dan berada di dekat Taman Indonesia Kaya Kota Semarang, atau di di samping SMA 1  Semarang.

Supervisor Tandor Space, Tama mengatakan, kafe itu dikelola berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kota Semarang. Tempat nongkrong ini buka mulai pukul 08.00 hingga jam 21.00 Wib. Jika pandemi sudah reda, jam buka akan ditambah hingga larut malam.

Seoarng pelanggan sedang menikmati menu-menu yang ada di Tandor Space Semarang. Foto: Dafi Yusuf

“Kalau di sini ada banyak menu. Untuk menu pagi dan siang juga berbeda-beda,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Senin (22/11/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Lahan untuk Pertanian Tinggal 6 Persen, Ratusan Warga Semarang Lakukan Urban Farming

Selain bisa belajar soal tanaman, makanan yang dijual di kafe tersebut sengaja dijual dengan harga miring dengan alasan untuk menarik minat anak-anak milenial.

“Harganya murah kok, menyesuaikan. Soalnya di sini juga banyak sekolahan, ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Kebun Dinas Pertanian kota Semarang, Juli Kurniawan mengungkapkan, dengan konsep urban farming, diharapkan masyarakat khususnya anak muda yang berada di tengah kota ini tertarik untuk datang.

Bagi pengunjung Tandor Space  juga  disediakan pegawai untuk tempat konsultasi mengenai pelatihan bisnis, pemasaran serta konsultasi produk hasil olahan pertanian.

“Di sini dijadikan untuk tempat edukasi dan konsultasi soal tanaman secara gratis, ” ujarnya.

Baca juga: Kedai No.8 Coffee Cabang After yang Hits di Kalangan Muda-Mudi Kudus

Lebih lanjut untuk Konsultasi urban farming sendiri dari dinas pertanian mengadakan program yang namanya home care, mulai pukul 8.00 Wib sampai 15.00 WIB. Di sana akan ada pegawai khusus yang melayani para pengunjung untuk konsultasi mengenai pertanian

“Harapanya para remaja atau generasi millennial mampu mengembangkan pertanian dengan konsep urban farming di tengah kota khususnya semarang,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER