BETANEWS.ID, SOLO – Dinas Kebudayaan Kota Solo menggelar Festival Wayang Bocah 2021 secara hybrid di Gedung Wayang Orang Sriwedari dan di Kanal YouTube Dinas Kebudayaan, Minggu dan Senin, (7–8/11/2021). Pada penampilan hari kedua ini, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turut menyaksikan festival tersebut.
Ditemui usai menyaksikan pementasan, Gibran menjelaskan bahwa event-event di Kota Solo akan kembali diselenggarakan dengan penonton yang terbatas.
“Event-event budaya di Kota Solo akan kita genjot lagi, kita rutinkan lagi. Kita adakan dengan penonton yang mungkin masih terbatas. Saya yakin ini nanti bisa menggugah, mentrigger pertumbuhan ekonomi di Kota Solo,” katanya.
Baca juga: Gairahkan Pariwisata di Solo, Kemenparekraf Dukung Penuh Atraksi Budaya Prajurit Keraton
Dengan kegiatan lomba lakon bagi anak-anak tersebut, menurutnya dapat membantu melestarikan kesenian wayang orang. Selain itu, menurut Gibran performa dari anak-anak yang ikut dalam pentas juga mempunyai penampilan yang bagus.
“Ya kita lihat tadi kan adik-adik kita performnya juga bagus-bagus,” kata Gibran.
Seperti diketahui, festival wayang bocah merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Solo. Namun karena terhalang pandemi Covid-19, acara tersebut terpaksa ditiadakan pada tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo Agus Santoso menjelaskan, kegiatan Festival Wayang Bocah dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Selain itu, festival tersebut juga dilaksanakan dengan penonton yang terbatas lantaran Kota Solo yang masih berada di PPKM Level 2.
Baca juga: Kenakan Kostum Pangeran, Gibran Ngaku Deg-Degan saat Pimpin Upacara Atraksi Budaya Prajurit Keraton
“Harapan kami tetep prokes, makanya yang masuk kan kita batasi. Khususnya yang supporter kita batasi,” Jelas Agus.
Selain itu, Agus juga menjelaskan bahwa dengan diadakannya Festival Wayang Bocah 2021 tersebut merupakan sebuah pelestarian budaya terutama untuk anak-anak. Agus menyebutkan kegiatan lomba itu diikuti oleh 11 sanggar. “Banyak ini (peminatnya) kemarin tujuh sanggar hari ini empat sanggar”, tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

