31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaJATENGDari Modal Rp200...

Dari Modal Rp200 Juta, BUMP Milik Petani Sideraja Cilacap Kini Punya Omzet Rp2 Miliar

BETANEWS.ID, CILACAP –  Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Wijaya Kusuma Pangan Mandiri di Sistem Resi Gudang, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap sudah bisa menghasilkan omzet Rp2 miliar. Capaian ini disampaikan pengurus BUMP, Sukardi, saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi BUMP tersebut, Rabu (17/11/2021).

“Terima kasih karena pemerintah sudah mendukung kami. Kita nggak mau pamer dari 16 Agustus kita berdiri dengan modal Rp200 juta sudah bisa bertransaksi hampir Rp2 miliar,” tutur Sukardi.

Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri Peluncuran Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Wijaya Kusuma Pangan Mandiri di Sistem Resi Gudang, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Rabu (17/11/2021). Foto: Ist

BUMP yang digagas Dinas Ketahanan Pangan Pemprov Jateng itu sudah membina seribu petani di daerah tersebut.

- Ads Banner -

“Petani kita maksimalkan bergabung dengan badan usaha yang jelas dan diakui pemerintah. Inilah hasilnya,” ujarnya Sukardi.

Baca juga: Tepati Janji, Pembuat Drone Pertanian Wujudkan Mimpi Ganjar Bangun Big Data Pertanian Jateng

Salah satu petani Edi Kuswanto mengakui, para petani merasa diuntungkan dengan keberadaan BUMP. Sebab, gabah dibeli dengan harga tinggi saat panen raya. Selisihnya Rp300 jika dibeli oleh tengkulak.

“Terus juga untuk bantuan benih, dibantu BUMP harganya pun tidak mahal, terus pupuk juga disiapin dari BUMP,” kata petani asal Desa Bojong Cilacap itu.

Sementara dalam acara itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, keuntungan yang disampaikan oleh petani dan pengelola BUMP tersebut bukan satu-satunya. Seiring berjalan, petani juga akan mendapat keuntungan jika menjadi pemegang saham.

“Sehingga petani desainnya akan mendapatkan dua keuntungan. Keuntungan pertama menjual produknya sudah untung, kedua pada saat akhir tahun mereka rapat umum pemegang saham,” katanya.

Sebagai pemerintah, lanjut Ganjar, pihaknya bertugas untuk terus memfasilitasi dan mendampingi dengan para pakar serta aktivis yang peduli untuk mengembangkan.

Baca juga: Drone Pertanian Karya Lulusan Universitas Inggris Ini Bisa Pupuk 100 Hektare Sawah Sehari

“Kita mulai tambah pengalaman-pengalaman yang bagus akan kita tularkan sehingga kelak kemudian, tidak usah kita paksa tapi ada semacam demplot-demplot yang petani lain nanti bisa ngikuti dan belajar. Harapan saya setiap kabupaten punya,” tandas Ganjar.

Dalam acara tersebut, Ganjar didampingi Bupati Cilacap Tatto Suwarto beserta jajaran forkopimda Kabupaten Cilacap juga melepas dua truk beras yang akan dikirim ke Pasar Induk Cipinang Jakarta dan Bulog Cindaga Banyumas.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler