31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaKUDUSBupati Kudus Komitmen...

Bupati Kudus Komitmen untuk Berantas Rokok Ilegal

BETANEWS.ID, KUDUS – Menanggapi masih maraknya peredaran rokok ilegal, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, Pemda Kudus bersama Bea Cukai akan terus berkolaborasi agar Kudus tidak ada lagi rokok ilegal. Salah satu langkah yang dilakukan, yakni dengan memberikan pembinaan, sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha kecil pembuat rokok.

Dengan tidak adanya lagi rokok ilegal, Hartopo yakin, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Kabupaten Kudus akan terus meningkat.

Baca juga : Bea Cukai Kudus Musnahkan 4,7 Juta Batang Rokok Ilegal

- Ads Banner -

“Dengan tidak adanya rokok ilegal, kita bisa meningkatkan DBHCHT kita. Hal itu, tentunya untuk kesejahteraan masyarakat Kudus,” katanya, Rabu (17/11/2021).

Hartopo menyebut, pada 2021 ini, Kabupaten Kudus menerima DBHCHT sebesar Rp 155 miliar. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, dana tersebut diprioritaskan untuk penanganan pandemi.

Demi terciptanya Kudus bebas rokok ilegal, Pemkab Kudus tidak tinggal diam. Adaya Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) yang dimiliki Kudus, ungkap Hartopo, menjadi salah satu pembinaan memberantas rokok ilegal. Salah satu tujuan adanya KIHT adalah untuk melegalkan rokok yang diproduksi oleh pengusaha kecil.

Ditambah dengan fasilitas yang ada di KIHT, katanya, menjadi cara menarik minat masyarakat Kudus masuk di KIHT.

“Fasilitas tercukupi, mulai dari laboratorium sampai untuk pembinaan-pembinaan di sana selalu ada. Ini salah satu ketertarikan untuk pelaku usaha rokok. Kita sediakan gudang dan retribusinya di situ, sangat murah sekali. Di sana juga sudah ada alat untuk sigaret kretek mesin,” jelas Hartopo.

Lebih lanjut, demi memaksimalan KIHT, Pemkab Kudus berencana akan memperluas lokasi. Karena lokasi yang saat ini masih menyewa tanah milik warga, Pemkab Kudus bersama DPRD Kudus akan bersama mengupayakan ada APBD yang bisa digelontorkan ke sana.

“Kalau nggak gitu, jika ada kajian bisa ditukar guling, ya kita tukar guling. Tentunya beli tanah dan bisa untuk dana DBHCHT yang bisa kita gelontorkan ke sana,” ucapnya.

Adanya KIHT di Kudus, juga menarik perhatian Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY Purwantoro. Dengan fasilitas KIHT Kudus, menjadi sarana membantu masyarakat untuk berbisnis rokok legal.

“Kami akan membina masyarakat, kami akan mengarahkan masyarakat masuk dalam kegiatan rokok legal. Di KIHT, salah satu tujuannya supaya mereka legal,” katanya.

Baca juga : Ini Sebabnya Kenapa Rokok Ilegal Masih Saja Beredar Meski Gencar Dilakukan Penindakan

Bentuk sinergi ini, lanjut Purwantoro, akan dikembangkan dengan kabupaten lain. Tidak hanya di Kudus, namun juga Demak, Jepara, Pati, Rembang dan Blora. Sebab, di setiap kabupaten memiliki sumber dana dari DBHCHT.

“Bentuk sinergi seperti ini akan kita kembangkan dengan kabupaten lain. Pemda berusaha membangun KIHT. Jepara salah satu tempat yang relevan membangun KIHT,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler