31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaSOLOTerungkap, Mahasiswa UNS...

Terungkap, Mahasiswa UNS Meninggal Karena Kekerasan Tumpul

BETANEWS.ID, SOLO – Tim Satreskrim Polresta Surakarta telah menerima hasil otopsi dari kasus kematian Gilang Endi Saputra (21) saat mengikuti Diklatsar Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS), Minggu (24/10/2021) lalu.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, dari hasil otopsi Gilang yang telah  diterimanya dari rumah sakit Bhayangkara Semarang, Jumat (29/10/2021) pukul 11.00 WIB, penyebab kematian Gilang adalah adanya kekerasan benda tumpul.

“Dari hasil otopsi disimpulkan bahawa penyebab kematian adalah luka akibat kekerasan tumpul mengakibatkan mati lemah,” ungkapnya, saat ditemui di mapolresta Solo, Jumat (29/10/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Soal Pembubaran Menwa UNS, Gibran: ‘Saya Serahkan ke Polisi’

Berangkat dari hasil otopsi tersebut, lanjut Kombes Pol Ade, penyidik Satreskrim akan kembali melakukan serangkaian kegiatan penyidikan. Di antaranya adalah dengan meminta keterangan dokter yang pertama kali menerima korban di RS dr Moewardi, Solo pada Minggu, (25/10/2021) lalu.

“Rangkaian tersebut termasuk agenda pemeriksaan ahli yang akan dimintai keterangan terkait hasil otopsi,” kata dia.

Selain itu, sejumlah 23 saksi telah diperiksa oleh tim Satreskrim Surakarta, baik dari peserta, panitia, orang tua korban, serta pembina Menwa UNS. Kombes Pol Ade juga mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyita barang bukti yang digunakan dalam kasus kematian Gilang tersehut.

“Intinya tadi barang bukti yang sudah kami lakukan penyitaan, nanti hasil otopsi ini sebagai rujukan bagi tim penyidik untuk melakukan kegiatan penyidikan mencari alat bukti untuk mengungkap kasus dimaksud,” jelasnya.

Baca juga: Ramai Desakan Pembubaran Menwa, Komnas Menwa Beri Pembelaan

Setelah mendapatkan hasil otopsi ini, pihaknya akan melakukan pemeriksaan ahli termasuk dengan kelengkapan dokumen yang diperlukan. Selanjutnya, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

“Bukti elektronik sudah kita ajukan ke laboratorium forensik Polda Jawa Tengah yang saat ini sedang dalam proses analisa dan pengkajian,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler