31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaKUDUSMuseum Kretek Disebut...

Museum Kretek Disebut Tempat Bersejarah yang Hanya Dimiliki Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Kegiatan Museum Kretek Keliling yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, kali ini dilaksanakan di MA NU Banat Kudus, pada Rabu (6/10/2021).

Evi Siti Nuryati, Narasumber sekaligus Guru Sejarah menyampaikan, kalau kegiatan tersebut merupakan hal yang positif.

Hal itu, karena Museum Kretek merupakan tempat bersejarah yang hanya dimiliki Kudus dan merupakan museum satu-satunya di dunia.

Siswa MA NU Banat Kudus mengikuti kegiatan Museum Kretek Keliling. Foto: Kartika Wulandari.
- Ads Banner -

Baca juga : Museum Kretek Keliling Disebut Bisa Jadi Cakrawala Baru Bagi Pelajar

“Kenapa kami mengenalkan Museum Kretek ini ke anak-anak, karena Museum Kretek merupakan tempat yang unik dan satu-satunya di dunia. Jadi kita sebagai warga Kudus wajib bangga atas potensi lokal yang dimiliki daerah kita,” ujar Evi.

Selain menyampaikan tentang keunikan Museum Kretek, dalam kegiatan ini, Evi juga memberikan edukasi tentang koleksi terbaru Nitisemito yang baru saja dikaji.

Kemudian untuk ke depannya, Evi menjelaskan, kegiatan ini akan diusahakan diadakan setiap tahun.

“Dengan kegiatan ini, pastinya juga bisa menjadi ajang promosi, karena banyak sekali siswa dari luar kota, sehingga dengan mengikuti kegiatan ini, mereka bisa jadi tahu dan nantinya bisa berkunjung ke museum,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MA NU Banat Kudus, Shohibul Huda menyebut sangat mendukung kegiatan ini.

Pasalnya, di masa pandemi saat ini, langkah yg dilakukan Museum Kretek dan Disbudpar sangat tepat, karena bisa menghindari kerumunan tetapi tetap bisa memberikan edukasi.

“Untuk kegiatan hari ini peserta yang mengikuti ada 35 siswa dari kelas X MIPA 3,” ucapnya. Kegiatan ini baru pertama kali masuk ke MA NU Banat, tetapi untuk edukasi tentang museum, setiap tahun kami juga ada progam khusus, yaitu progam LDJ. Biasanya kami berkunjung ke Museum Sangiran yang sudah bertaraf internasional,” ujarnya.

Baca juga : Museum Kretek Keliling Ingin Tularkan Etos Kerja Nitisemito Pada Generasi Muda

Sementara, salah satu siswa yang mengikuti kegiatan Museum Kretek Keliling, Eca mengatakan, ia sangat senang sekali mengikuti kegiatan tersebut, karena baginya bisa menambah wawasanya.

“Kebetulan saya asli Jepara, jadi dengan adanya kegiatan ini bisa menambah wawasan saya, bahwa ternyata ada museum kretek dan ada tokoh Nitisemito yang sangat luar biasa,” ujar siswi Kelas X MIPA 3.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler