31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Hadiri Pelatihan UMKM, Selvi Borong Jajanan untuk Jan Ethes dan La Lembah

BETANEWS.ID, SOLO – Ketua Penggerak PKK Kota Solo, Selvi Ananda memborong jajanan produk UMKM binaan PKK saat menghadiri acara pelatihan di Loji Gandrung, Kamis, (14/10/2021). Saat melihat-lihat produk UMKM, menantu Presiden Joko Widodo itu membeli donat dan burger yang akan diberikan kepada Jan Ethes dan La Lembah Manah.

“Tadi borong makanan, soalnya anak-anak saya suka ngemil,” ujar Selvi di pelatihan yang diikuti 30 UMKM dari lima kecamatan di Kota Solo itu.

Selvi Ananda menghadiri pelatihan UMKM binaan PKK Solo oleh Bank Indonesia. Foto: Khalim Mahfur.

Menurut Selvi, acara pelatihan tersebut merupakan peluang yang luar biasa untuk pengembangan tiap-tiap UMKM binaan. Dengan berkembangnya usaha, maka akan turut membantu percepatan pemulihan ekonomi yang sempat terhenti lantaran gelombang kedua Covid-19.

-Advertisement-

“Rencana pembinaan ini sudah direncanakan dari sebelum Lebaran, tapi baru terealisasi bulan ini,” ungkapnya.

Baca juga: BSI Ajari Pelaku UMKM di Kampung Batik Laweyan Trik-Trik Jualan Online

Selain pelatihan ini, pihak PKK juga sering memberikan binaan kepada pelaku usaha. Namun, upaya itu sempat berhenti lantaran ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Seperti kemarin kita beri kesempatan menggelar acara Weekend Market bekerja sama dengan BI  itu juga sebagai usaha dari kita untuk memberikan kesempatan UMKM untuk bangkit lagi,” ujarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan anggota PKK.

“Istilahnya supaya sama-sama naik kelas dan bisa juga menaikkan ekonomi Kota Solo ini dari unit terkecil yakni keluarga. Jadi kesejahteraan keluarga meningkat nanti otomatis ekonomi Kota Solo juga semakin kuat,” ujar Joko.

Baca juga: Babinsa di Solo Raya Akan Diterjunkan Bantu UMKM Go Digital

Joko menambahkan, sebagian produk yang dipamerkan tersebut belum memiliki izin. Makanya, dengan adanya pelatihan tersebut, BI akan berusaha untuk membantu masalah tersebut.

“Izin BPOM penting karena ini makanan, jadi perlu dibimbing masalah perizinan. Bisa tidak melengkapi syaratnya, kalau tidak bisa kendalanya di mana. Ini menjadi evaluasi dan kita akan terus melakukan pendampingan,” tandas Joko.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER