31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaSOLOBSI Ajari Pelaku...

BSI Ajari Pelaku UMKM di Kampung Batik Laweyan Trik-Trik Jualan Online

BETANEWS.ID, SOLO – Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar sosialisasi KUR Syariah dan pelatihan digital marketing kepada UMKM Batik di Galeri Batik Gunawan Setiawan, Rabu (13/10/2021). Acara ini bertujuan untuk mambantu pengusaha di Kampung Kauman bangkit dari pandemi.

Area Manager BSI Solo Hari Nopa Kurniawan menjelaskan, semua pihak memiliki tanggung jawab menumbuhkan kembali pasar UMKM, termasuk BSI.

“UMKM di Kampung Batik Kauman ini menjadi salah satu fokus pengembangan. Kauman mempunyai UKM dengan potensi dan ciri khas sendiri, bila dikembangkan dan diolah dengan baik maka bisa menjadi ikon Kota Solo,” jelas Hari.

- Ads Banner -

Baca juga: Baru 40 Persen UMKM Binaan Dinkop UKM Solo yang Go Digital

Hari mengatakan, BSI berkomitmen membantu Kampung Batik Kauman Solo bangkit usai pandemi Covid-19 yang tentunya berdampak pada perekonomian masyarakat. Dengan sosialisasi dan pembinaan yang k edepan akan terus dilakukan, dirinya berharap UMKM di wilayah Kauman bisa naik kelas.

“Sesuai dengan target Pemerintah Kota Solo, lewat program pendampingan BSI pada UMKM baik dari sisi pembiayaan maupun pemasaran UMKM di kampung wisata ini bisa naik kelas. Kondisi saat ini tidak hanya harus survive tetapi juga harus bisa berkembang,” paparnya.

Ketua Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman Gunawan Setiawan mengungkapkan, para pengrajin batik di Kampung Kauman sudah mulai terbiasa menggunakan transaksi digital dan juga melakukan penjualan secara online semenjak pandemi.

“Kendala selama pandemi adalah karena PPKM maka kampung Kauman ini sepi sekali. Selama pandemi pintu masuk ke Solo disekat tentunya sangat berpengaruh pada pendatang apalagi banyak pedagang yang dari luar kota. Tapi kami maklum karena wabah ini memang harus diatasi bersama,” ujar Gunawan.

Menurut Gunawan, pendampingan dari BSI sangat dibutuhkan oleh para UMKM, terlebih saat ini yang mengharuskan semua pelaku UMKM harus go digital.  Selain dengan turunnya kasus harian Covid-19 di Kota Solo, Gunawan juga menyebut vaksinasi yang berjalan lancar juga hal yang turut membantu pemulihan perekonomian.

Baca juga: Gandeng Indosat, Gibran Bangun 350 Kampung Digital untuk Percepat Pemulihan Ekonomi

“Selama pandemi kita mengubah sistem pemasaran, pendelegasian produk dan lainnya semua ke online. Walau ini hal baru tapi kita jadi terbiasa dengan sistem digital ini. Lewat pendampingan ini BSI memberi kami ilmu trik-trik percepatan, marketing digital, yang memang sangat dibutuhkan oleh UMKM berjualan di masa pandemi ini,” ungkap Gunawan.

Sementara itu, Ketua Koperasi Serikat Dagang Kauman Muhammad Yuli mengatakan, pelaku UMKM di Kampung Batik Kauman sangat antusias dengan adanya pelatihan ini. Ia mengungkapkan, dari 25 pelaku UMKM yang diundang, ternyata melebihi target, yakni ada 35 yang datang.

“Ini jadi indikasi teman-teman UKM sangat berharap pemberdayaan awal ini jadi acara yang berkelanjutan, ketika UMKM naik kelas maka bisa menggerakkan roda ekonomi di Kauman khususnya dan Kota Solo lebih luasnya,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler