31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

UKM Jateng Ekspor Home Decor dan Interior ke Belgia

BETANEWS.ID, SOLO – Provinsi Jawa Tengah akan mengekspor kerajinan kayu produksi Usaha Kecil Menengah (UKM) ke Belgia bulan depan. Beberapa produk yang akan dikirim ialah home decor dan interior.

Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Regulasi, Sertifikasi, dan Advokasi pada Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Jawa Tengah, Robert Wijaya mengatakan, keberhasilan ini tak lepas dari dukungan semua pihak. Di antaranya KADIN, Bank Indonesia dan perusahaan swasta di Belgia serta Dinas Koperasi dan UKM Jateng.

Insyaallah, minggu depan barangnya berangkat. Pamerannya mungkin Oktober. Yang akan dikirim utamanya furnitur home decor interior. Kontainer yang akan dikirim itu adalah 1×40 feet, nilainya kira-kira USD 40 ribu,” tuturnya, pada diskusi menyangkut furnitur di acara UKM Virtual Expo, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Pemprov Jateng Akan Bangun Factory Sharing Furnitur di Solo, Ini Manfaatnya Bagi UKM

Asmindo sendiri terlibat dalam mempersiapkan perajin-perajin kayu, untuk menyiapkan standar harga, kualitas dan kurasi karya. Adapun pembiayaan untuk pengiriman kontainer ke luar negeri, ditanggung oleh Bank Indonesia.

“Ya saya pikir saat ini Pemprov Jateng bagaimana terobosan untuk UKMnya, saya pikir Dinas Koperasi UKM Jateng menurut saya pahlawan UKM ya. Luar biasa,” ujarnya.

Terkait kenaikan harga kontainer, Robert berharap pemerintah juga ikut campur lebih dalam. Sebab, saat ini tren permintaan barang furnitur dari luar negeri cukup tinggi.

Wakil ketua umum Asmindo bidang organisasi dan hubungan antar lembaga David Wijaya menambahkan, produk furnitur Jateng menjadi penyokong produk di Indonesia. Menurutnya, model bisnis kayu di Jawa Tengah banyak disokong oleh pengrajin.

“Ya Jateng jadi sentra industri mebel nasional. Terutama produk orisinal dari Jateng. Model bisnisnya disupport oleh pengrajin di Jawa Tengah jarang yang full manufacture, perusahaan besar dari log sampai kontainer itu dalam satu lokasi,” paparnya.

Baca juga: UKM Virtual Expo 2021 Pasarkan 4.159 Produk dari 407 UMKM dan Koperasi

Oleh karenanya, ia sangat mendukung jika nanti Pemprov Jateng membentuk factory sharing. Hal itu menurutnya, akan memperkuat kualitas pengrajin kecil.

“Factory Sharing usulan kegiatan kita yang ditangkap oleh pemerintah untuk memperkuat sentra industri kerajinan kita. Kita harapkan suplai bahan baku tertata kontinuitas terjaga. Kalau kita punya ini penyediaan bahan baku mulai dari log dan komponen sudah tersedia. Sampai ada upgrade terhadap sumberdaya yang ada,” pungkas David.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER