Raungan suara ekskavator berpadu deru mesin truk dump yang lalu lalang, terdengar di lokasi penambangan batuan kapur di Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, beberapa waktu lalu. Penambangan tebing kapur di Pegunungan Kendeng utara itu, tak hanya untuk melayani kebutuhan masyarakat, namun juga sebagai penyuplai proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak.

Di lokasi penambangan yang dioperatori PT Kalsindo Perdana Investama itu, tampak beberapa ekskavator menggali bebatuan kapur dan kemudian mengisikannya ke beberapa truk dump yang sudah mengantre. Setelah penuh, truk-truk tersebut kemudian pergi meninggalkan area penambangan.

Sudir Santoso, Komisaris PT. Kalsindo Perdana Investama. Foto: Kaerul Umam

Kepada Tim Liputan Khusus (Lipsus) Beta News, Komisaris PT Kalsindo Perdana Investama, Sudir Santoso mengatakan, mulai menambang batu kapur di Pegunungan Kendeng utara sejak satu setengah yang lalu. Dia mengatakan penambangan yang dilakukan oleh perusahannya itu juga sebagai penunjang proyek strategis nasional.

Kami menyuplai material jalan tol Semarang-Demak, yang kemungkinan akan dilanjut Demak-Kudus, Kudus-Pati, kemudian Rembang langsung ke Tuban hingga Gresik

Sudir Santoso, Komisaris PT Kalsindo Perdana

“Kami menyuplai material jalan tol Semarang-Demak, yang kemungkinan akan dilanjut Demak-Kudus, Kudus-Pati, kemudian Rembang langsung ke Tuban hingga Gresik,” bebernya.

Pembangunan jalan tol, kata Sudir, merupakan proyek strategis nasional pertama di Jawa Tengah. Selain itu juga akan ada pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KIPB) dan Kawasan Industri Batang (KIB) yang terbesar di Asia.

“Serta nanti, akan ada proyek strategis nasional lainnya, yakni proyek sabuk Pantai Marina untuk mengurangi rob,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Sudir itu mengatakan, material yang dikirim untuk proyek jalan tol yakni limestone, limbah material kapur yang ditambang di Pegunungan Kendeng. Material tersebut digunakan sebagai pelapis dasar permukaan, sebelum material lain.

Menurutnya, dari penelitian Litbang BUMN PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Wika, limestone yang sesuai spesifikasi yang dibutuhkan untuk urugan proyek tersebut adanya di Pegunungan Kendeng Utara, yakni di Sukolilo dan Rembang.

Tinggalkan Balasan