31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Rektor IAIN Kudus Berhap Kuliah Sepenuhnya Bisa Segera Berjalan Offline

BETANEWS.ID, KUDUS – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menggelar vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi para mahasiswanya. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, ada 1.864 dosis vaksin yang disiapkan.

Rektor IAIN Kudus Mudzakir mengatakan, bahwa kegiatan vaksinasi ini berlangsung selama dua hari. Terhitung mulai hari ini, Senin (20/9/2021) hingga Selasa (21/9/2021).

Baca juga : Siapkan Kuliah Tatap Muka, IAIN Kudus Gelar Vaksinasi untuk Mahasiswa

-Advertisement-

Menurut Mudzakir, vaksinasi tersebut sebagai bentuk dukungan IAIN Kudus, agar masyarakat Kudus terkhusus di kampus, semuanya terbentuk kekebalan komunal (herd immunity). Agar perkuliahan tatap muka bisa segera dimulai.

“Kenapa kita mengejar supaya segera seluruh sivitas akademika IAIN Kudus tervaksin? Kita berharap mudah-mudahan kuliah kita ke depan segara bisa berjalan secara normal. Bisa berjalan secara offline,” katanya, Senin (20/9/2021).

Wakil Rektor III Ihsan menambahkan, bahwa vaksinasi di hari pertama disuntikkan untuk 1.000 sasaran atau mahasiswa. Sedangkan 864 dosis sisanya disuntikkan di hari kedua.

Pihaknya mengkategorikan vaksinasi dalam 3 skala prioritas. Di mana vaksin di hari pertama untuk mahasiswa semester 1 dan 3.

“Mengapa? Karena kebijakan kita, mahasiswa mengikuti kuliah itu di semester 1 dan 3 yang blended (learning). Separuh itu langsung atau offline, yang separuhnya online dari rumah,” katanya.

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi di hari kedua, ditujukan kepada mahasiswa yang akan mengikuti PPL, PKL dan KKN. Rata-rata mereka merupakan mahasiswa semester 5 ke atas.

“Untuk kategori yang ketiga adalah seluruh mahasiswa yang tidak termasuk dalam 2 prioritas awal,” sambungnya.

Kegiatan vaksinasi yang berlangsung di GOR IAIN Kudus itu juga ditinjau langsung oleh Bupati Kudus HM Hartopo. Pihaknya mengapresiasi langkah IAIN Kudus yang telah memberikan fasilitas dan mobilisasi untuk mahasiswanya untuk divaksin.

Pesan Hartopo, mahasiswa harus memahami benar apa yang dimaksud virus Covid-19. Bagaimana penularannya hingga cara pencegahannya.

“Semua harus faham terkait masalah virus. Virus ini sudah hampir dua tahun di Kudus ini, di Indonesia, harus faham. Kalau tidak faham, harus belajar. Kalau sudah faham otomatis dia akan disiplin dalam protokol kesehatannya,” ungkapnya.

Baca juga : Mudahkan Proses Pendidikan, IAIN Kudus Luncurkan Aplikasi SMURT

Kegiatan vaksinasi ini, juga dikatakan Hartopo sebagai upaya membantu program pemerintah mencapai herd immunity atau kekebalan komunal. Dengan begitu, harapan terdekat sebanyak 50 persen warga Kudus sudah divaksin, bisa tercapai.

“Saat ini (vaksinasi) sekitar 30 persenan, kita genjot terus. Dalam percepatan vaksinasi dan mudah-mudahan masyarakat Kudus sehat. Sehingga untuk pemulihan ekonomi segera bangkit lagi. Untuk (pembelajaran) tatap muka di kampus, di sekolah semuanya jalan dengan normal kembali,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER