BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat menyapa pembeli yang datang di outlet depan kantor kepala Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Setelah menyapa, ia memberikan buku menu kepada pembeli untuk dipilih. Setelah tahu keinginan pembeli, seorang wanita di dalam outlet kemudian bergegas membuatkan pesanan itu. Pria tersebut adalah Zuvan Dwi Budiharso (19), pemilik outlet Giboba.
Pria yang akrab disapa Zuvan tersebut bersedia berbagi informasi tentang usaha yang dirintis 8 Juni 2021 lalu itu. Awalnya, ia bertekad punya usaha setelah melihat temannya ada yang sukses berbisnis. Dari situ, ia meminta temannya untuk mengajarinya Ilmu penjualan dan manajemen penjualan.

“Saya pikir, jika berbisnis, uang yang ada di tabungan bisa berkembang dan habis begitu saja. Kemudian saya bergabung di franchise Giboba ini,” kata warga Desa Berugenjang RT 1 RW 2, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu, Senin (20/9/2021).
Baca juga: Enggan Kurangi Takaran saat Laris, Giboba Mampu Jual Seratusan Cup Sehari
Mahasiswa semester 3 IAIN Kudus itu menjelaskan, usaha waralaba bermodal Rp 12 juta itu, menurutnya bisa balik modal dalam tiga bulan. Setelah modal awal sudah kembali, ia kemudian melebarkan sayap dengan membuka outlet baru di Desa Kalirejo satu bulan yang lalu.
“Saat merintis itu, saya buka di Wates. Kemudian setelah laris saya buka di Kalirejo. Ternyata penjualan di outlet yang baru buka ini lebih banyak dari outlet di Wates,” ungkap Zuvan.
“Selama dua sampai tiga bulan lalu, memang saya menahan pengeluaran lain dulu, karena sudah ada target untuk buka outlet lagi. Alhamdulillah kini sudah buka dan respon masyarakat di Desa Kalirejo ini sangat bagus. Bisa dilihat dari penjualan, laku hampir seratus (cup) setiap harinya,” tutur anak kedua dari dua bersaudara itu.
Meski kini outletnya mulai ramai pembeli, dulu saat baru merintis juga sempat diejek oleh seorang kalau bisnisnya itu susah laku. Menurut orang itu, bisnis minuman ini sudah banyak pelakunya, jadi susah bersaing. Hal tersebut tidak ditanggapi Zuvan dan ia ingin membuktikan, jika ia kini sudah punya dua outlet.
Baca juga: Kisah Vera, Ibu Rumah Tangga yang Raup Omzet Jutaan dari Bisnis Rumahan
“Kalau aku sih, lebih kepada pembuktian saja. Hal-hal seperti itu saya tanggapi sebagai penyemangat supaya lebih baik lagi kedepannya,” bebernya.
Di Giboba, Zuvan menyediakan kurang lebih 20 varian rasa yang bisa dipilih pembeli. Menurutnya, menu yang paling banyak disukai oleh para pembelinya itu adalah chocolate, brown sugar, taro, dan signature oreo.
“Untuk harga antara menu biasa dan spesial tentu berbeda. Untuk menu biasa Rp 10 ribu dan juga Rp 13 ribu. Sedangkan untuk menu spesial Rp 12 ribu dan Rp 15 ribu,” rincinya di outlet yang buka mulai pukul 9.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

