BETANEWS.ID, SOLO – Hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Solo yang berlangsung di SD Warga berjalan lancar. Pada PTM yang dimulai pukul 7.00 hingga 9.00 WIB ini, siswa wajib diantarkan oleh orang tuanya.
Kepala SD Warga, Tri Agus Suryanto menuturkan, pihak sekolah sudah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk kegiatan PTM. PTM kali ini merupakan kelanjutan dari April lalu yang terpaksa dihentikan sementara lantaran lonjakan kasus Covid-19.
“PTM kali ini sementara dilaksanakan untuk kelas 6 dengan kapasitas 50 persen. Jadi yang separuh di sekolah, yang separuh di rumah belajar lewat Zoom. Apa yang didapat di sekolah itu sama seperti yang dirumah. Sehingga walaupun PJJ daring dari rumah itu materinya sama dengan yang di sekolah,” katanya, Kamis (2/9/2021).
Baca juga: Mal di Solo Boleh Buka Kembali, Solo Paragon Mall Ramai Pengunjung
Tri menyebut, PTM hari pertama ini berjalan dengan lancar. Selain itu, pihak sekolah juga sudah mengatur sedemikian rupa agar siswa di sekolah dapat menjalani pembelajaran sesuai dengan protokol kesehatan.
“Setelah ada izin dari orang tua, kami membuat SOP dari rumah, perjalanan ke sekolah, masuk sekolah, pembelajaran, terus pulang, pulangnya lewat mana, itu kita sudah siapkan semua. Kerja sama antara orang tua dan sekolah itu luar biasa didukung Dinas Pendidikan kota Surakarta,” katanya.
Tri menuturkan, setelah 2 minggu PTM akan dievaluasi dan bila tidak ada kendala akan dibuka untuk kelas 5. Meski ada sedikit orang tua yang masih belum mengizinkan anaknya untuk melakukan PTM, namun Tri mengungkapan bahwa lebih dari 90 persen orang tua siswa SD Warga sangat senang dengan adanya PTM ini.
“Alasannya masih takut. Ndak papa ya, kondisi anaknya di rumah. Toh itu sama materi tidak ada yang tertinggal,” beber Tri.
Baca juga: Dua Tempat Wisata di Solo Mulai Uji Coba Buka, Pengunjung Wajib Sudah Vaksin
Ditemui di lokasi yang sama, Kepala Bidang SMP yang merangkap Plt Kabid SD, Abdul Haris Alhamsyah mengungkapkan, hari ini yang mengajukan PTM ke Dinas Pendidikan adalah SD Warga, SMP N 22 dan SMP Diponegoro. Sedangkan untuk besok pagi adalah SMP N 4.
“Pada prinsipnya untuk sekolah negeri sudah siap karena sudah pernah melaksanakan simulasi, untuk yang swasta juga beberapa sudah siap dan sudah kita tinjau beberapa kali. Sebelumnya juga sudah ada yang uji coba terbatas,” terang Haris.
Haris menjelaskan, pelaksanaan PTM di SD Warga sudah bagus. Menurutnya, sekolah benar-benar sudah mempersiapkan dengan matang.
“Sekolah sudah menyiapkan alurnya, ada jalur pembatasnya, alur dari rumah ke sekolah hingga pulang sekolah sudah diatur dengan cermat,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

