31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Mal di Solo Boleh Buka Kembali, Solo Paragon Mall Ramai Pengunjung

BETANEWS.ID, SOLO – Pusat perbelanjaan di Kota Solo resmi boleh beroperasi kembali mulai hari ini, Rabu (25/8/2021). Syarat agar bisa masuk mal adalah sudah vaksinasi dengan pembuktian menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi.

Berdasarkan pantauan Betanews.id di Solo Paragon Mall, terlihat banyak pengunjung yang datang. Mereka mendatangi tenat-tenat non-esensial yang sudah beroperasi seperti biasa dan melayani secara normal.

Pengunjung yang hendak masuk Solo Paragon Mall sedang melakukan verifikasi dengan APlikasi Peduli Lindungi. Foto: Khalim Mahfur.

Chief Marcom Solo Paragon Mall, Veronica Lahji mengatakan, pihaknya menyiapkan lima pintu masuk yang dilengkapi barcode Aplikasi Peduli Lindungi. Di setiap pintu tersebut terdapat satpam dan juga customer service yang  siap membantu serta mengarahkan pengunjung yang mengalami kesulitan saat menggunakan aplikasi tersebut.

-Advertisement-

Baca juga: Pemkot Solo Izinkan Mal Uji Coba Beroperasi Secara Normal

“Kalau tenant semua buka kecuali hiburan, seperti bioskop, area permainan anak-anak dan lainnya. Kalau pengunjung sampai siang ini, sudah ada ratusan. Ya lumayan banyak, di bawah seribu pengunjung pokoknya,” ujarnya.

Di hari pertama buka, pihaknya menemukan beberapa pengunjung yang kesulitan dan mengeluh ketika menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, ada juga pengunjung yang belum tervaksin.

“Ini kan masih uji coba. Kita beri toleransi bagi masyarakat jika kesulitan dengan aplikasi dengan menunjukkan kartu vaksin dan juga menggunakan KTP sampai akhir Agustus ini,” terang Vero.

Salah satu pengunjung, Meimei (25) mengaku sedikit kerepotan ketika diwajibkan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Dirinya juga mengeluh karena tidak dapat mengajak anaknya masuk ke dalam mal. Kendati demikian, dirinya mengaku pasrah karena hal tersebut merupakan peraturan pemerintah.

Baca juga: Gibran Tutup Tempat Isolasi Solo Technopark, Ubah Jadi Kantor Marketplace

“Kalau seneng iya, akhinya boleh ke mal. Cuma ribetnya itu kita disuruh download aplikasi itu. Maksudnya kan kalau kita nggak tahu caranya itu. Saya tadi belum pakai aplikasi tapi saya bawa kartu vaksin,” ujarnya.

Mei mengaku senang dapat berbelanja kembalk di mal meski dengan peraturan yang ketat. Lantaran, kurang lebih dua bulan ia tidak bisa masuk ke pusat perbelanjaan ini.

“Ya setuju nggak setuju sih. Karena harus menaati peraturannya. Setuju malnya dibuka, tapi aturannya seperti itu kan mau tidak mau kita kan harus ngikutin gitu,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER