31 C
Kudus
Selasa, September 21, 2021
spot_img
BerandaKUDUSMeski Pandemi, Pembangunan...

Meski Pandemi, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Kudus Rp 13 M Tetap Lanjut

BETANEWS.ID, KUDUS – Anggota DPRD Kudus bakal memiliki gedung fraksi baru yang nilainya mencapai Rp 13 miliar. Gedung yang direncanakan akan dibangun empat lantai tersebut, kini sudah mulai berjalan meski di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kudus Jadmiko Muhadi Setiyanto menyebut tidak ada masalah pembangunan gedung fraksi DPRD, tersebut meskipun dilakukan di tengah pandemi Covid.

“Ya tidak apa-apa, aturan diperbolehkan. Aturan di situ, yang salah satu aktivitas yang bisa jalan seratus persen itu konstruksi. Itu dengan protokol kesehatan,” kata Jadmiko di ruangannya, Kamis (5/8/2021).

Pembangunan gedung fraksi sudah mulai berjalan sejak 12 Juli lalu. Foto: Nila Rustiyani.
- Ads Banner -

Baca juga : Hartopo Buka Pintu Seluas-Luasnya Kepada KPK

Pihaknya juga menceritakan, bahwa sejak dibangun pada tahun 1995, gedung fraksi belum pernah mengalami perombakan. Apalagi, sekarang menurutnya jumlah fraksi semakin banyak, sehingga perlu adanya gedung fraksi baru.

“Pada saat itu, jumlah fraksi hanya ada tiga. Karena perkembangan, sekarang sampai tujuh fraksi. Sehingga kita membutuhkan ruang fraksi yang representatif,” ucapnya.

Lebih lanjut, Jadmiko menjelaskan, bahwa pembangunan gedung tersebut direncanakan berlangsung selama kurang lebih 4 bulan yang digarap CV Simpatik Karya Mandiri dengan konsultan pengawasnya dari CV Weganda Sricahya.

Saat ini, pembangunan sudah berjalan, terhitung dimulai pada tanggal 12 Juli 2021 hingga 10 Desember 2021 mendatang, dengan total anggaran yang direncanakan senilai Rp 13 miliar.

Untuk tahun ini, pagu lelangnya sebesar 5,7 miliar dan kekurangannya dianggarkan tahun berikutnya. Sedangkan untuk lelang dimenangkan penyedia jasa Rp 4,8 miliar.

Menurutnya, Rp 4,8 miliar tersebut hanya untuk struktur gedung saja. Sedangkan untuk fasilitas dan sarana prasara lainnya akan dilengkapi di tahun berikutnya.

Terkait dengan pelaksanaan pembangunan, Jadmiko menjelaskan sedang mendapatkan pendampingan dari tim Inspektorat. Sejak awal penandatanganan hingga selesai nantinya.

Dengan begitu, diharapkan semua tahapan demi tahapan sesuai dengan aspek yang ditawarkan dari penyedia jasa.

Baca juga : Anggaran KONI Kudus ‘Digunduli’ Tinggal Rp 1 Miliar

“Yang tidak sesuai kemarin pada saat kita melakukan rangkaian pembersihan itu tidak sesuai ya kita minta untuk segera disesuaikan. Contohnya pondasi ini kita suruh bongkar untuk dibetulkan. Lalu dengan pemasangan tiang pemancangan ini kita juga menunggu kematangan dari milik lainnya,” ungkapnya.

Dengan pembangunan ini, pihaknya berharap gedung fraksi baru ini bisa menjadi bangunan utama. Sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

Editor : Kholistiono

Lipsus 7 - Sejarah Kereta Api Pertama di Indonesia dan Reaktivasi Jalur Semarang-Lasem

Tinggalkan Balasan

30,414FansSuka
14,922PengikutMengikuti
4,321PengikutMengikuti
52,135PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler