31 C
Kudus
Selasa, Januari 26, 2021
Beranda Kudus Anggaran KONI Kudus...

Anggaran KONI Kudus ‘Digunduli’ Tinggal Rp 1 Miliar

BETANEWS.ID, KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus menggelar Sidang Paripurna tentang Persetujuan RAPBD Kabupaten Kudus 2021, pada Jumat (27/11/2020) siang. Di tengah-tengah sidang, satu di antara sejumlah Anggota DPRD Kudus, Sandung Hidayat melayangkan interupsi terkait berkurangnya anggaran KONI secara drastis. Ia mengatakan, anggaran KONI turun 80 persen, sehingga masih kurang.

“Saya mempertanyakan terkait pemangkasan anggaran KONI. Dan saya sudah tanya ketua komisi saya, bahwa KONI tahun kemarin mendapatkan Rp 5 miliar dan sekarang dipangkas hingga 4 miliar. Artinya pemahaman saya, KONI hanya mendapat anggaran Rp 1 miliar. Menurut saya ini hal yang salah,” tegasnya.

Salah satu anggota DPRD Kudus melayangkan protes terkait pemangkasan anggaran untuk KONI. Foto: Ahmad Rosyidi

Baca juga : Rapat Persiku Diwarnai Aksi Walkout Anggota Komisi D DPRD Kudus

Dia melanjutkan, karena KONI membawahi 55 Pengcab, dengan anggaran Rp 1 miliar akan membuat olah raga di Kudus mati suri. Menurutnya, dana itu untuk urusan kesekretariatan saja masih kurang. Ia setuju terkait efesiensi anggaran, tetapi di masa pandemi Covid-19 masyarakat Kudus perlu olah raga.

Dirinya berharap agar berpikir jernih dalam mengalokasikan anggaran. Meski APBD Tahun 2021 sudah disetujui, dia mengajak untuk berpikir jernih dan secara pribadi tidak setuju terkait anggaran KONI.

“Saya pastikan anggaran Rp 1 miliar ini masih kurang. Harapan saya, meski APBD sudah diketok, mari kita berpikir cerdas. Intinya, secara pribadi sebagai anggota dewan, saya tidak setuju,” kata Politisi Partai Gerindra itu saat mempermasalahkan alokasi anggaran KONI tahun 2021.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kudus Masan menyatakan, jika pengurangan anggaran KONI tersebut sudah melalui mekanisme yang ada. Pengurangan tersebut juga atas dasar kesepakatan bersama seluruh anggota Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Badan Anggaran sudah merepresentasikan seluruh fraksi yang ada. Sehingga, jika ada anggota dewan yang tidak sepakat dengan hasil Banggar, silakan konfirmasi ke pimpinan fraksi masing-masing,” ujar Masan.

Baca juga : Gegara Anggaran Persiku Tak Cair, Manajemen Berseteru dengan Askab PSSI Kudus

Ia menambahkan, bahwa konflik di internal KONI sudah bukan rahasia lagi. Semua sudah melalui mekanisme, jika ada yang tidak setuju pihaknya mempersilakan untuk melakukan audiensi.

“Fraksi Gerindra tidak pernah menolak di dalam Badan Anggaran. Kecuali anggota fraksi yang hari ini menolak, saya tidak tahu sanksinya, dari ketua partai biasanya. Untuk hal yang tidak puas bisa audiensi, kalau nanti KONI mau audiensi nanti kita beri waktu,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler