31 C
Kudus
Kamis, Oktober 1, 2020
Beranda Sport Gegara Anggaran Persiku...

Gegara Anggaran Persiku Tak Cair, Manajemen Berseteru dengan Askab PSSI Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Persiapan Persiku dalam mengarungi Liga 3 Zona Jateng mendapat hambatan setelah adanya kisruh anggaran antara manajemen dengan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus. Konflik ini mencuat setalah pihak manajemen merasa dipersulit untuk mencairkan dana.

Kisruh pendanaan ini kembali memanas saat KONI Kudus menggelar jumpa pers di kantornya, Jumat (11/9/2020). Dalam acara itu, dua pihak bersitegang soal pembuatan laporan penggunaan anggaran dan Rencana Anggaran Belanja (RAB) sebagai acuan pencairan.

Jumpa pers polemik keuangan Persiku di Kantor KONI Kudus, Jumat (11/9/2020). Foto: Imam Arwindra.

Manajer Persiku Kudus Sunarto menuturkan, uang kas Persiku saat ini tersisa Rp 50 juta. Hal tersebut membuat operasional klub Macan Muria tidak bisa bertahan hingga akhir September 2020.

Menurutnya, 2020 ini pihaknya mendapatkan anggaran sebesar Rp 2 miliar dari APBD tahun 2020. Rinciannya, Persiku senior mendapatkan Rp 1,7 miliar, sedangkan Persiku junior mendapatkan Rp 300 juta. Dari total anggaran yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus itu, pihaknya sudah mencairkan sebesar Rp 400 juta.

“Rp 400 juta tersebut sudah kami gunakan untuk persiapan menghadapi kompetisi liga 3 Jawa Tengah. Termasuk digunakan pengikatan pelatih dan pemain, hingga akhirnya uang tersisa Rp 50 juta,” beber Sunarto.

Baca juga: Persiku Targetkan Juara Liga 3, Siap Andalkan Pemain Lokal

Sunarto menambahkan, dirinya sudah berupaya mengajukan anggaran ke Askab PSSI Kudus. Namun, hingga saat ini uang tidak kunjung cair. Padahal menurutnya, Liga 3 Jawa Tengah akan bergulir 1 November 2020 mendatang.

“Alasan belum cair karena kami harus buat Laporan penggunaan tahap pertama dan RAB (Rencana Anggaran Belanja). Dan itu semua sudah kami buat,” tuturnya.

Menurutnya, untuk RAB pihaknya sudah membuat dari satu tahun lalu. Dirinya merasa bingung, RAB apa lagi yang dibutuhkan Askab PSSI Kudus.

“Kami sudah buat RAB dalam setahun. Kalau disuruh buat, RAB yang mana lagi? Karena RAB dibuat setahun,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Askab PSSI Kudus Syafik Arrosid berdalih, pencairan anggaran itu bisa dicairkan jika manajemen Persiku sudah membuat laporan pengunaan anggaran termin pertama dan RAB untuk pencarian pada termin kedua.

“Pencairan anggaran memang kami buat termin. Itu supaya penggunaan anggaran efektif,” tuturnya.

Baca juga: Liga 3 Jateng Digelar Oktober, Ganjar: ‘Siarkan, Biar Bisa Ditonton dari Rumah’

Dirinya berjanji akan mencairkan anggaran paling lambat satu hari setelah syarat yang diberikan terpenuhi.

“Kami janji satu hari cair. Karena uangnya sudah ada. Tinggal transfer,” jelasnya.

Mengenai penyelenggaraan kompetensi Liga 3 Jawa Tengah, menurut Syafik, kompetensi masih belum jelas akan bergulir kapan. Hal tersebut dikarenakan pandemi Covid-19.

“Liga 1 dan 2 hingga hari ini belum jelas jadwalnya. Juknis protokol kesehatan juga belum dibuat. Jadi kejelasan liga 3 belum final,” jelasnya.

Ketua KONI Kabupaten Kudus Antoni Alfin menambahkan, pihaknya meminta seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) untuk membuat laporan keuangan di setiap semesternya.

Hal tersebut juga berlaku bagi cabang olahraga sepakbola yang harus membuat laporan keuangan dalam enam bulan terakhir. Dirinya mengaku sangat berhati-hati dalam penggunaan anggaran terutama masih dalam kondisi pandemi seperti ini.

“Sekarang kondisi ada pandemi yang berbeda dari tahun sebelumnya,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

Tinggalkan Balasan

26,080FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,290PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Nekat, Maling Bobol Rumah Orang Tua Kapolres Bintan di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Rumah orang tua Kepala Kepolisian (Kapolres) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) AKBP Bambang Sugihartono disatroni pencuri, Minggu (27/9/2020) siang....

Warga Geruduk Balai Desa Panjang, Tuntut Peternakan Ayam Ditutup

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan warga terlihat berbondong-bondong datang ke Balai Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Kedatangan mereka untuk melakukan audensi terkait...

Tak Patah Semangat Berkali-kali Bangkrut, Ardi Temukan Kesuksesan di Resto Ulam Sari

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa mobil dan motor tampak terjajar di area parkir restoran di tepi utara Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten,...

Terbaru! Wisata River Tubing di Cengkir Manis yang Siap Pacu Adrenalinmu

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan orang tampak mengunjungi Wisata Cengkir Manis, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat memanfaatkan fasilitas yang ada...

Kasus Covid-19 Turun 50 Persen, Jateng Nihil Zona Merah di Minggu ke-39

BETANEWS.ID, SEMARANG - Langkah serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menangani Covid-19 membuahkan hasil. Pada pekan ke-39 sejak pandemi diperkirakan muncul pada...

Ribuan Kue Bolang-Baling Nyah Kobong Terjual Setiap Hari, Benar-Benar Legendaris

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang terlihat antre di samping etalase yang ada di rumah tepi Jalan Johar, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di...

Ganjar Sepakat Kasus Dangdutan di Kota Tegal Diproses Pidana

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Polri untuk memproses penyelenggara konser dangdut di...