Gibran Dukung Penyelerasan Kurikulum SMK Sesuai dengan Industri dan Dunia Kerja

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran rakabuming Raka menyampaikan, di era sekarang ini, siswa harus dilatih untuk berpikir tingkat tinggi. Hal itu untuk mempersiapkan pelajar memasuki dunia kerja, yang kini lebih aktif dan bersinggungan dengan teknogi.

Hal itu disampaikan Gibran dalam webinar ‘Peran SMK dengan Iduka Dalam Mewujudkan Daya Saing Lulusan di Masa Pandemi’ yang digelar oleh SMK Kesehatan Mandala Bhakti Solo, belum lama ini.

“Saya yakin, SMK bisa menjadi wadah pendidikan di Indonesia yang mampu melahirkan individu yang kompetitif dan siap kerja serta mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja,” tuturnya dalam webinar tersebut.

-Advertisement-

Baca juga : SMK di Kudus Ini Punya Kelas Hotel Bintang 5 yang Super Mewah

Gibran mengatakan, SMK Mandala Bhakti merupakan salah satu penyumbang tenaga kesehatan di lingkup Kota Solo. Menurutnya, lulusan calon tenaga kesehatan, atau asnakes (asisten tenaga kesehatan) memiliki peluang untuk dapat mengabdi di Kota Bengawan Ini.

“Industri dan dunia kerja selalu bersifat dinamis, harus ada upaya untuk melakukan penyelarasan kurikulum yang telah ada, salah satunya adalah kerja sama dengan Iduka (Industri dan Dunia Kerja). Sehingga, menyelaraskan kurikulum yang dikembangkan sesuai situasi dan kondisi terbaru,” paparnya.

Gibran menambahkan, Pemerintah Kota Solo akan memberikan dukungan untuk menunjang skil dan kompetensi siswa siswi di bidang kesehatan, khususnya farmasi dan keperawatan. Dirinya juga berharap, agar lulusan SMK dapat bersaing di dunia kerja serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Solo.

Sementara, Kepala SMK Kesehatan Mandala Bhakti Surakarta Ifwa Mas’udah mengatakan, bahwa sekolah kejuruan yang dipimpinnya itu menjadi salah satu sekolah unggulan terutama di bidang kesehatan.

“Pada tahun 2020 dan 2021 kepala sekolah mendapatkan kesempatan sebagai CEO. Di mana, kami diberikan kesmpatan bersama dengan Iduka untuk link and match dalam rangka sinkronisasi kurikulum. Maka dari itu, pembelajaran sudah kami sinkronisasi dengan kebutuhan para user, yaitu rumah sakit, klinik, apotek, pabrik besar farmasi, pabrik industri farmasi dan industri kosmetik,” paparnya.

Sistem pembelajaran yang digunakan pada masa pandemi saat ini, kata Ifwa, bahwa sekolahnya menggunakan video-video pembelajaran yang sudah terhubung dan sudah disesuaikan dengan Iduka.

Baca juga : Gandeng Mitsubishi, SMK Wisudha Karya Siap Buka Kelas Unggulan

Siswa SMK Mandala Bhakti difasilitasi dengan video-video pembelajaran tersebut, yang sudah dikemas sedemikian rupa yang dikirimkan dari Iduka lalu dikirimkan ke guru-guru produktif.

“Kalau di jurusan keperawatan ada asisten keperawatan, yaitu pemulasaraan jenazah, perawatan pasien, perawatan luka, memandikan pasien. Demikian juga yang jurusan farmasi, kami berikan kesempatan bagi anak-anak melayani secara online, yaitu pelayanan informasi obat yang dikirimkan kepada guru-guru produktif,” terangnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER