31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Pastikan Laik Konsumsi, Kesehatan Hewan Kurban di Kudus Dipantau Ketat

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang mengenakan pakaian serba hijau mendatangi Pasar Hewan Kudus. Usai menyiapkan peralatan mereka kemudian melakukan pengecekan hewan kurban di pasar yang berada di tepi Jalan Lingkar Timur, Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Awalnya, pengecekan dilakukan pada kambing, sapi dan kerbau. Setelah dirasa hewan tersebut dalam keadaan baik, kemudian ditempel stiker bertuliskan sehat.

Ditemui di lokasi, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus Sunardi mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, petugas dari Dispertan gencar melakukan pengecekan kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban. Pengecekan kesehatan ternak tersebut tidak hanya dilakukan di Pasar Hewan saja, melainkan juga di kelompok – kelompok peternak dan pengepul hewan.

Petugas melakukan pengecekan kesehatan hewan jelang Idul Adha. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga : Sepekan Jelang Iduladha, Pasokan Hewan Kurban di Jateng Cukup Melimpah

-Advertisement-

“Hal ini sebagai upaya, bahwa ternak yang akan dipotong saat Hari Raya Kurban itu benar – benar sehat. Tidak terdapat penyakit fisik maupun dalam,” ujar Sunardi kepada awak media, Selasa (13/7/2021).

Sunardi mengungkapkan, selama pengecekan kesehatan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, petugas di lapangan tidak menemukan ternak yang terindikasi mengidap penyakit tertentu. Meski begitu pihaknya akan selalu pro aktif, jangan sampai kecolongan. Sehingga ternak yang dijadikan kurban adalah ternak yang sehat.

“Selama pengecekan, kami tidak menemukan ada ternak di Kudus yang ada penyakitnya. Sehingga aman untuk kurban dan dikonsumsi. Kami juga memastikan tidak ada ternak yang tidak sehat secara fisik yang dijual atau dibuat korban, ” ungkapnya.

Meski tak ditemukan ternak yang sakit, tapi pihaknya akan terus melakukan pengecekan, pengendalian atau penjagaan terhadap kesehatan hewan yang dijadikan kurban. Hal tersebut berlaku untuk ternak yang siap dipotong atau pun yang masih dalam masa pembesaran.

“Bahkan untuk ternak yang sudah disembelih, petugas kami juga tetap aktif melakukan pengecekan. Sebab itu berkaitan dengan kesehatan jeroan hewan,” tuturnya.

Baca juga : Penjualan Hewan Kurban di Kudus Meningkat Dibanding Tahun Lalu, Disebut Ada Andil Hartopo

Menurutnya, untuk ternak besar terutama sapi dan kerbau, meski terlihat sehat tapi setelah dipotong bisa jadi ditemukan jeroan yang tidak sehat, bisa ditemukan cacing dan penyakit lainnya. Itulah sebabnya pengecekan paska ternak disembelih sangat penting. Agar jeroan – jeroan tersebut jangan sampai terjual dan dikonsumsi warga.

“Menjelang Hari Raya Kurban, Dispertan Kudus kerja keras dalam rangka mengamankan, atau menyeleksi hewan kurban. Memastikan tidak ada hewan kurban dalam keadaan tidak sehat. Baik itu secara fisik maupun yang sudah dipotong,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER