31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Penjualan Hewan Kurban di Kudus Meningkat Dibanding Tahun Lalu, Disebut Ada Andil Hartopo

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan Kerbau yang terikat di sebuah kandang, Dukuh Conge, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu tampak sedang dimandikan. Dengan selang air warna hijau, seorang pria di sana tampak menyemprotkannya pada kerbau yang diikat saling berhadapan. Ia juga terlihat mengisi ulang bak air untuk minum hewan tersebut. Dia adalah Darto (38), penanggung jawab kandang milik Masri.

Ia menjelaskan, menjelang Hari Raya Iduladha tahun ini pesanan kerbau untuk kurban melonjak dari tahun sebelumnya. Sebulan sebelumya, ia sebenarnya khawatir jika penjualan menurun lantaran belum banyak pesanan datang.

Puluhan kerbau di Kandang milik Masri yang sudah dipesan untuk kurban. Foto: Rabu Sipan.

“Bahkan Hari Raya Iduladha kurang tiga pekan, pemesan hewan kurban itu belum ada. Mungkin warga masih bimbang, kurban diperbolehkan atau tidak. Sebab saat ini kan masih PPKM Darurat,” ujar Darto kepada Betanews, Senin (12/7/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Bisa Titip dan Siap Antar, Masri Punya Pelanggan Hewan Kurban dari Berbagai Daerah

Namun, kata Darto, hal tersebut berubah seketika saat Bupati Kudus Hartopo membeli kerbau untuk kurban. Kabar tersebut langsung menyebar ke para bakul dan warga. Sehingga para warga yang tadinya ragu untuk beli hewan kurban, sekarang berbondong-bondong pada beli.

“Satu di antaranya yang kebanjiran pesanan kerbau untuk korban ya Haji Masri. Dari 96 ekor kerbau yang ada, 90 ekor sudah dibeli orang. Ini tinggal enam ekor saja,” bebernya.

Dia menuturkan, melihat antusiasme warga yang tinggi untuk berkurban, Masri berencana mendatangkan kerbau lagi. Kerbau yang ada tersebut didatangkan dari berbagai daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Baca juga: Penjualan Hewan Kurban di Semarang Masih Sepi

“Harga kerbau bervariasi dari Rp 20 juta hingga yang termahal Rp 32 juta per ekor. Harga tergantung besar kecil kerbau, serta kegemukan kerbau,” ungkapnya.

Dia mengatakan, harga yang dipatok sudah termasuk biaya penitipan dan perawatan, sebelum diserahkan kepada pembeli di hari yang sudah disepakati. Harga tersebut juga sudah termasuk ongkos pengiriman sampai lokasi.

“Pokoknya pembeli terima bersih. Sampai kerbau dikirim ke lokasi korban pembeli tidak dibebankan biaya apa pun,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER