BETANEWS.ID, SOLO – Tokoh dalam wiracarita Ramayana, yakni Hanomah dan tokoh kartun dari Jepang, Naruto membagikan telur rebus kepada warga di depan Patung Bung Karno, Manahan pada Selasa, (27/72021).
Naruto, salah satu karakter utama besutan mangaka Masashi Kishimoto, tentu saja tidak ‘terbang’ langsung dari Jepang. Begitupun dengan Hanoman yang tidak turun dari Khayangan untuk ke Solo. Keduanya diperankan oleh warga Solo sendiri bersama anggota Unit Kecil Penanggulangan Bencana Politeknik Akademi Teknologi Bank Darah Surakarta (AKBARA) Surakarta.
Mereka membagikan bingkisan yang antara lain berisi telur rebus, segelas minuman, dan masker kepada tukang becak dan pedagang sayur yang melintas di depan Plaza Manahan.
Baca juga : Pengusaha Tionghoa Solo Serahkan Bantuan 9 Ribu Paket Beras
“”Saya sengaja turun ke bumi. Karena situasi pandemi, saya membawa telur untuk masyarakat bumi,” gurau Kopral Bagyo, Pembina Fisik Politeknik Akbara Surakarta yang mengenakan kostum Hanoman itu.
Menurutnya, dirinya ingin mengedukasi kepada masyarakat agar selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi. Mulai dari makanan yang sederhana seperti telur rebus tersebut yang merupakan salah satu sumber protein.
“Kami bagi telur matang, siap saji siap makan beserta garam, kemudian ada saus tinggal nutulke, tinggal makan. Semoga bermanfaat,” kata dia.
Menurut Bagyo, telur adalah makanan sarapan yang cukup bagus. Dirinya ingin membantu masyarakat yang sedang dilanda pandemi dan dalam masa PPKM yang sedang mengalami kesusahan.
“Saya ingin membagi rezeki pada manusia-manusia ini, tidak ada pamrih apa-apa. Ini uang dari hasil kami sendiri, kami masak sendiri dengan Naruto,” ucapnya.
Dirinya berharap aksi berbaginya itu dapat memberikan contoh bagi masyarakat yang mampu untuk selalu berbagi kepada kerabat atau tetangga yang sedang kesusahan.
“Saya dari angkasa menuju ke bumi ini ya karena pandemi ini, sayakan Hanoman bukan karena macak (berdandan), memang saya prihatin dengan keadaan bumi ini. Jadi saya sengaja dari Alengka ke sini membawa makanan ini untuk para manusia,” candanya lagi.
Ukar Sukardi (78), salah seorang tukang becak mengaku sangat gembira dengan bantuan sarapan telur tersebut. Menurutnya, selama ini, dirinya beserta tukang becak lainnya serba kekurangan.
Baca juga : PPKM Level 4 Diperpanjang, Gibran Beri Kelonggaran Sektor Usaha di Solo
“Dengan adanya Pak Bagyo membagikan telur ini, juga meringankan beban kami untuk sarapan pagi. Bisa menambah vitamin juga ini,” kata dia.
Sukardi meengaku, bahwa dirinya berangkat dari rumah pukul 06.00 WIB. Namun, dirinya kerap kali pulang dengan tangan kosong, karena tidak mendapatkan penumpang. Kendati demikian, di usia tuanya, Sukardi masih sehat dan bisa bekerja dengan menarik becak.
“Harapan kami cuma supaya selalu diberi kesehatan oleh Allah, dijauhkan dari covid ini, jangan sampai tertular,” tandas Sukardi.
Editor : Kholistiono

