Banyak yang Abai Prokes, Dispertan Kudus Bagikan Masker di Pasar Hewan

BETANEWS.ID, KUDUS – Di antara ratusan hewan di Pasar Hewan Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus, tampak puluhan orang. Mereka terdiri dari para bakul hewan dan para calon pembeli. Namun, di antara mereka masih terlihat banyak yang abai dengan protokol kesehatan padahal keadaan masih pandemi. Banyak dari mereka yang tidak memakai masker. Melihat hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Sunardi langsung ambil tindakan.

Dengan tergesa – gesa ia pun mengambil satu boks masker, kemudian ia mengelilingi pasar dan berjalan di sela – sela hewan membagikan masker kepada para pedagang maupun para calon pembeli hewan kurban yang tidak memakai masker. Sembari ia mengingatkan kepada para bakul hewan dan pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab saat ini masih dalam keadaan pandemi.

Suasana di pasar hewan Kudus. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Pastikan Laik Konsumsi, Kesehatan Hewan Kurban di Kudus Dipantau Ketat

-Advertisement-

Saat dimintai keterangan, Sunardi mengatakan, sebenarnya pihaknya selalu mengimbau para pedagang dan calon pembeli di Pasar Hewan Kudus agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Satu di antaranya dengan memakai masker. Ia pun menerka, mungkin saja mereka bawa, tapi dilepas dan kelepasan.

“Kami sudah sering mengimbau agar para pengunjung dan bakul hewan ini selalu mematuhi protokol kesehatan. Makanya tadi saat ada yang tidak pakai masker langsung kita kasih masker. Sebab keadaan masih pandemi. Jangan sampai pasar hewan ini kadi kluster penyebaran Covid – 19,” ujar Sunardi kepada awak media, Selasa (13/7/2021).

Dia mengatakan, dalam pencegahan penyebaran Covid – 19 di Pasar Hewan Kudus, ia pun menerapkan beberapa peraturan. Selain harus memakai masker, pedagang dan pengunjung Pasar Hewan Kudus juga dibatasi.

“Lihatlah orang yang ada di Pasar Hewan Kudus ini, lebih sedikit dari pada hewannya. Kami memang batasi orang yang datang ke Pasar Hewan Kudus. Biasanya bila satu hewan yang menjaga dan jual itu empat orang, sekarang kita imbau agar satu orang saja. Sekarang kan lebih banyak hewannya dari pada orangnya,” bebernya.

Menurutnya, Pasar Hewan Kudus juga luas jadi sangat mungkin menghindari kerumunan. Serta yang penting kata dia, bahwa para pedagang di Pasar Hewan Kudus hampir sudah divaksin semua. Sehingga mampu mencegah penularan virus Covid – 19.

“Para pedagang di Pasar Hewan Kudus ini sudah banyak yang divaksin. Hal tersebut bagian dari ikhtiar kami, agar tak terjadi penyebaran virus Covid – 19 di Pasar Hewan Kudus,” ungkapnya.

Baca juga : Sepekan Jelang Iduladha, Pasokan Hewan Kurban di Jateng Cukup Melimpah

Dia mengatakan, tak segan untuk menutup Pasar Hewan Kudus bila terjadi pelanggaran protokol kesehatan berat. Sebab, hal tersebut pernah dilakukan oleh Dispertan terhadap Pasar Hewan yang buka setiap pasaran Kliwon tersebut di awal tahun 2021.

“Ya kalau para pedagang pada bandel, kami tak segan menutup pasar. Kita pernah lakukan, hal itu sebagai dukungan kami terhadap pemerintah dalam usaha penurunan kasus Covid – 19,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER