31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Terancam Gagal Giling Tebu Lagi, Karyawan PG Rendeng Tuntut Kejelasan Nasib

BETANEWS.ID, KUDUS – Pabrik Gula (PG) Rendeng Kudus pagi tadi tampak ramai. Puluhan orang dengan seragam putih terlihat duduk berjajar, sebagian ada yang berdiri di area luar. Beberapa kertas warna coklat dengan tulisan bernada protes menempel di dinding bangunan, serta ada yang ditempelkan di alat berat. Puluhan orang tersebut adalah karyawan PG Rendeng Kudus yang demo menuntut kejelasan giling tebu.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Pertanian dan Perkebunan Unit PG Rendeng Kudus Ediwantoro mengatakan, demo yang dilakukan hari ini adalah aksi spontan para pekerja PG Rendeng. Sebab, sudah tiga tahun proyek peralatan produksi di PG Rendeng yang dikerjakan PT Wika Barata tak kunjung kelar. Akibatnya, tahun ini PG Rendeng terancam gagal produksi lagi.

Karyawan PG Rendeng melakukan demo menuntut kejelasan kapan bisa giling tebu. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Melihat Pembuatan Gula Tumbu di Gondangmanis Kudus

-Advertisement-

“Sudah tiga tahun proyek peralatan produksi PG Rendeng ini gak kelar. Setiap diuji coba gagal, gagal dan gagal lagi, serta tidak ada kejelasan kapan bisa produksi. Oleh sebab itu, tadi aksi spontan kami untuk demo dan mempertanyakan kejelasan kapan PG Rendeng bisa giling tebu,” ujar pria yang akrab disapa Edi kepada awak media, Rabu (23/6/2021).

Edi mengungkapkan, pembangunan peralatan produksi di PG Rendeng Kudus awalnya ditargetkan bisa produksi pada tahun 2019, tapi gagal. Kemudian adendum hingga tahun 2020, tapi gagal lagi. Diundur lagi target selesai dan bisa produksi pada tanggal 7 Juni 2021.

Ternyata, lanjutnya, itu pun gagal lagi dan diundur tanggal 15 Juni 2021. Karena gagal lagi, kemudian diadakan pertemuan antara karyawan, manajer, perwakilan petani dengan pihak KSO PT Wika Barata, yang kemudian menghasilkan perjanjian bahwa PG Rendeng akan siap produksi pada tanggal 27 Juni 2021.

“Tapi nyatanya sampai saat ini belum ada kejelasan kapan PG Rendeng Kudus bisa giling tebu. Makanya kami spontan melakukan aksi menuntut penyelesaian peralatan produksi dan kompensasi kami,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan mundurnya produksi gula di PG Rendeng, banyak peluang yang yang hilang. Terutama bahan baku tebu (BTT) serta sumber daya masyarakat (SDM). Sebab sebagai karyawan PG Rendeng, dia dan puluhan rekannya menanami sawah dan ladangnya dengan tebu.

“Lha kalau tahun ini sampai PG Rendeng gagal produksi bagaimana nasib kami,” bebernya.

Dengan mundurnya produksi gula di PG Rendeng tahun ini, otomatis kepercayaan para petani tebu akan hilang. Kemudian pendapatan berkurang karena PG Rendeng tidak bisa memproduksi gula seperti tahun – tahun sebelumnya pada musim giling ini.

“PG Rendeng ini sudah kehilangan kepercayaan dari para petani tebunya. Apalagi pabrik gula daerah sebelah khususnya Pati Raya itu sudah produksi sejak awal April 2021 sampai sekarang. Sedangkan PG Rendeng sampai saat ini belum juga produksi gara – gara proyek peralatan yang tiga tahun tak kunjung kelar,” tandasnya.

Terpisah, Direktur Operasi PT Wika Barata Bobby Sumardiyat menganggap, aksi para karyawan PG Rendeng sebuah semangat yang luar biasa. Mereka gigih memperjuangkan musim ini harus giling. Sebab, PG Rendeng ini merupakan kebanggaan masyarakat Kudus, terutama masyarakat petani tebu.

“PG Rendeng ini kan kebanggan para masyarakat Kudus. Terutama para karyawan dan petani tebu. Jadi mereka itu sudah rindu PG Rendeng beroperasi lagi,” ujar pria yang akrab disapa Bobby.

Baca juga : Desa Kandangmas, Pusat Produksi Gula Kawur di Kudus Sejak 30 Tahun Lalu

Dia menuturkan, pihaknya selaku perusahaan rekanan dari PG Rendeng berkomitmen untuk menyelesaikan masalah yang ada. Sehingga PG Rendeng secepatnya bisa giling tebu dan produksi gula lagi.

“Sebagain besar permasalahan sudah kami selesaikan. Insyallah hari ini atau besok selesai. Serta tanggal 30 Juni 2021 PG Rendeng siap produksi. Sedangkan kompensasi yang dituntut para karyawan, nanti kita bicarakan secara internal,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER