BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus saat ini lagi gencar – gencarnya meggalakkan vaksinasi di seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada. Tidak hanya di faskes saja, beberapa perusahaan juga ikut menyelenggarakan vaksinasi massal. Hal tersebut sebagai upaya penanggulangan kasus Covid – 19 yang melonjak di Kota Kretek. Vaksinasi juga dianggap mampu menciptakan herd immunity sebuah daerah.
Ditemui di sela – sela kegiatan vaksinasi di PR Sukun, Badai Ismoyo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengatakan, saat ini di Kudus memang sedang digalakkan vaksinasi massal. Hal tersebut sebagai upaya menanggulangi pandemi virus Covid – 19 di Kudus. Bahkan, kata dia, saat ini Pemerintah Kabupaten Kudus sudah mengajukan tambahan vaksin ke pemerintah pusat.
Baca juga : PR Sukun Targetkan Bisa Vaksinasi 13.800 Warga Kudus
“Saat ini kami sudah minta tambahan vaksin sebanyak 70 ribu dosis ke pemerintah pusat. Memang masih sekedar pengajuan, tapi semoga saja terealisasi. Sehingga vaksinasi bisa berlanjut terus dan target bisa tercapai,” ujar pria yang akrab disapa Badai kepada awak media, Kamis (17/6/2021).
Badai mengatakan, sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Kudus baru menerima vaksin sekitar 154 ribu dosis. Dari jumlah tersebut yang tersalurkan per tanggal 16 Juni sekitar 87.170 dosis.
Di antaranya untuk tenaga kesehatan sebanyak 13.296 dosis, pelayan publik 41.158 dosis. Kemudian lansia sebanyak 22.274 dosis, sedangkan untuk masyarakat rentan dan masyarakat masing – masing 186 dosis, dan 10.256 dosis.
“Di antara kelompok tersebut, ada yang sebagian besar sudah divaksin dua kali, seperti nakes, dan pelayan publik. Sedangkan kelompok lain banyak yang baru divaksin sekali,” jelasnya.
Dia mengatakan, jumlah target vaksinasi Pemerintah Kabupaten Kudus adalah sebanyak 664.666 jiwa. Jumlah tersebut adalah yang asli penduduk Kudus berusia di atas 18 tahun. Artinya, tutur Badai, jumlah tersebut dikalikan dua, mengingat pemberian vaksin untuk setiap individu itu dua dosis.
“Jadi jumlah vaksin yang dibutuhkan Kudus sekitar 1,3 juta dosis. Oleh sebab itu kita mengajukan penambahan vaksin lagi dan terus secara bertahap,” bebernya.
Baca juga : Warga Kudus Diimbau Ikut Vaksin Supaya Tercipta Herd Immunity
Badai pun berharap, realisasi pemberian dan pengiriman vaksin dari pemerintah pusat bisa lancar. Sehingga Pemerintah Kabupaten Kudus bisa menggenjot kagiatan vaksinasi. Namun, ia juga sadar bahwasannya pihaknya hanya sekedar mengajukan.
“Ya harapan kami semua lancar ya. Termasuk distribusi vaksin dari pemerintah pusat. Kalau vaksinasi massal ini lancar dan berkesinambungan, target kami Agustus tahun ini sudah selesai,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

