31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

PR Sukun Targetkan Bisa Vaksinasi 13.800 Warga Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Pabrik Rokok (PR) Sukun targetkan bisa melakukan vaksinasi sekitar 13.800 masyarakat untuk wilayah Kabupaten Kudus. Melalui Klinik Pratama Sukun Grup (KPSG), target vaksinasi tersebut sangat mungkin bisa dicapai secara cepat.

Kepala KPSG Sunaryo Gana menjelaskan, PR Sukun telah memvaksin hampir seluruh karyawan sekitar 6.000 orang. Salain itu, PR Sukun juga telah melakukan vaksinasi terhadap lansia, pelayan publik. Kini, giliran masyarakat umum yang disasar untuk mendapatkan vaksinasi.

“Kami pertama melakukan vaksinasi kepada lansia di pertengahan April, ada sebanyak 1.500 orang, lalu layanan publik, dan sekarang masyarakat umum. Sampai hari ini, target kami ada sekitar 1.300 an masyarakat umum bisa divaksin. Target kami secara keseluruhan ada 13.800 an warga bisa divaksin,” jelas Sunaryo.

-Advertisement-

Baca juga: PPKM Mikro Kudus Dapat Pujian dari Panglima TNI

Pihaknya berharap, dalam sepekan ini, target vaksinasi bisa tercapai. Pihaknya mengharap masyarakat mau ikut menyukseskan kegiatan vaksinasi ini dan tidak termakan berita hoaks yang tersebar di masyarakat tentang dampak negatif vaksin.

“Kami juga meminta dukungan dari TNI, Polri, pihak perusahaan, tokoh masyarakat, dan lainnya untuk ikut mendukung menyukseskan kegiatan vaksinasi ini,” tuturnya.

Sunaryo menambahkan, usai Lebaran lalu, semua karyawan PR Sukun telah dites untuk mengetahui apakah terpapar Covid-19 atau tidak. Hasil tes menunjukkan, 0,8 persen dinyatakan reaktif.

“Ada sekitar 43 orang yang terkonfirmasi positif. Kita arahkan mereka untuk melakukan isolasi terpusat. Kita sediakan sembako, obat, dan uang transportasi,” lanjutnya.

Pihaknya juga berharap agar testing dan tracing di Kudus bisa lebih gencar dilakukan. Hal itu diyakini bisa lebih cepat memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Corporate Secretary PR Sukun Deka Hendratmanto menjelaskan, sejak akhir 2020, PR Sukun telah mengikuti anjuran Pemkab Kudus terkait PPKM Mikro bagi perusahaan. Salah satunya dengan membagi jam kerja karyawan dalam tiga sift.

Baca juga: Kapolri Minta Testing dan Tracing di Kudus Gencar Dilakukan

“Sejak Pemkab memberlakukan kebijakan PPKM Mikro, kami sudah melaksanakannya. Sejak awal tahun kami sudah melakukan modifikasi pengaturan sift kerja,” jelas Deka.

Deka menyebut, PR Sukun memiliki sekitar 6.000 karyawan, dan nyaris semuanya telah divaksin. Jika ada yang belum divaksin, pihaknya menyebut disebabkan karena mereka tidak lolos saat melakukan skrining. Selain itu juga disebabkan ada yang masih menjalani isolasi mandiri.

“Jadi saat ini kami juga sedang menyelesaikan bagi karyawan yang belum divaksin,” katanya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER