Modin di Kudus Diberikan Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19

BETANEWS.ID, KUDUS – Banyaknya warga yang terkonfirmasi positif Corona yang memilih untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing, membuat kekhawatiran bagi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus. Kekhawatiran tersebut, bila ada warga yang isoman dan tiba-tiba meninggal dunia dan pengetahuan modin desa tentang proses pemulasaran jenazah Covid-19 masih minim.

Terkait hal itu, DKK Kudus memberikan pelatihan terkait proses pemulasaran jenazah Covid-19 yang tepat bagi para modin di setiap kecamatan yang ada di Kudus.

Peserta mengikuti pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19. Foto: Nila Rustiyani

Baca juga : 375 Warga Kudus yang Isolasi di Donohudan Dipulangkan

-Advertisement-

Hari pertama pelatihan, DKK mendatangkan narasumber dari tim pemulasaran jenazah RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Bertempat di Aula Kecamatan Kota, para peserta yang datang terlihat dengan seksama memperhatikan setiap penjelasan yang disampaikan oleh narasumber.

“Kegiatan pelatihan pemulasaran jenazah ini kita awali di Kecamatan Kota. Kita mengundang semua modin di Kecamatan Kota. Misalnya, kalau ada kasus kematian yang isolasi mandiri terkonfirmasi positif Covid-19, nanti bisa ditangani sendiri di rumah,” kata Nuryanto, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) DKK Kudus, Senin (21/6/2021).

Menurutnya, kegiatan ini akan dilakukan di 9 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Kudus, dengan melibatkan tim dari RSUD dan dukungan dari pihak kecamatan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mampu mengurangi beban tim pemulasaran jenazah di rumah sakit Kudus. Mengingat, kasus kematian dengan terkonfirmasi positif Covid-19 juga banyak terjadi di setiap rumah sakit.

“Jadi kita kuatkan para modin masing-masing desa. Kita kuatkan APD nya (alat pelindung diri) agar semua bisa ditangani,” lanjutnya.

Tak berhenti di situ, DKK Kudus akan memfasilitasi setiap desa dengan peralatan pemulasaran jenazah. Mulai dari sepatu boots, hazmat, clemek, handscoon, masker, penutup kepala, dan face shield.

“Kita juga ada pengadaan pemberian dipan untuk memandikan jenazah. Biasanya kan dipangku, ini bisa dengan mudah menularkan penyakit. Kita upayakan setiap puskesmas tersedia dipan dari stainless. Secepatnya, di Bulan Juni atau Juli ini nanti,” terangnya.

Baca juga : Percepat Vaksinasi, Pemkab Kudus Ajukan Lagi Tambahan Vaksin 70 Ribu Dosis

Pihaknya berharap, dengan fasilitas yang diberikan DKK, proses pemulasaran jenazah tidak harus dibebankan ke rumah sakit saja. Tim yang ada di desa juga bisa ikut membantu. Dan apabila di desa tidak memiliki dipan stainless untuk memandikan jenazah, bisa meminjam yang ada di puskemas terdekat.

Sementara untuk data terakhir yang disampaikan DKK Kudus, hingga Minggu (20/6/2021) kemarin, total ada kasus kematian terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kudus sebanyak 999 jiwa. Sedangkan kasus aktif masih di angka 2.095, dan total yang sembuh sudah di angka 9.137 orang.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER