31 C
Kudus
Senin, Mei 27, 2024

Dapat Keluhan Pelayanan Covid-19 di Kudus, Ganjar: ‘Nek Wis Keno Ora Enak, Hawane Nyalahke’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat keluhan dari warga Kudus terkait pelayanan terhadap pasien di posko Covid-19 yang berada di Rusunawa Kudus. keluhan itu disampaikan saat dirinya mengecek tempat isolasi di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, Selasa (8/6/2021).

Saat tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, Ganjar langsung berkeliling bersama jajaran pimpinan RSUD KRMT Wongsonegoro. Ganjar bertanya dan mendapat penjelasan terkait keterisian kamar ICU maupun tempat isolasi pasien Covid-19.

Ketika tiba di ruang perawatan ICU Covid-19, Ganjar bertemu dengan warga asal Kudus, Pasha Indrianingsih. Dia mendampingi kakaknya yang dirujuk dari Rusunawa Kudus sejak Senin (7/6) kemarin.

-Advertisement-

“Pak ini mumpung ketemu saya mau ngasih saran ini, maaf ini sekalian curhat. Jadi kemarin kakak saya itu sempat dirawat di Posko Covid-19. Tapi pelayanannya tidak maksimal,” katanya.

Baca juga: Pilih Donuhudan untuk Isolasi, Hartopo: ‘Kalau Isolasi Mandiri di Rumah Susah Diawasi’

Ganjar mendengarkan dengan seksama. Pasha bercerita bahwa di posko Covid-19 tersebut, pasien tidak langsung ditangani dan dibiarkan terlunta-lunta meski kondisinya sudah lemah. Bahkan, tidak ada oksigen yang tersedia.

“Kakak saya kemarin sampai duduk di bawah begitu, seharusnya kalau memang posko kan peralatannya komplet. Akhirnya karena kondisinya lemah dirujuk ke sini,” katanya.

Pasha mengaku jengkel dengan pelayanan dan penanganan pasien Covid-19 yang ada di Kudus. Sebab tidak responsif dan fasilitasnya tidak maksimal. Padahal, menurutnya, posko Covid-19 seharusnya diberikan fasilitas terkait penanganan.

Mendengar itu, Ganjar langsung menginstruksikan pada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dr Yulianto Prabowo agar mengimbau seluruh daerah memaksimalkan Call Center. Tujuannya agar keluhan yang muncul seperti Pasha ini bisa segera ditangani.

“Pak Kadinkes ini tolong, tetapi yang paling penting adalah dari diri kita sendiri, ini untuk panjenengan juga untuk seluruhnya. Nek wis keno kan ora enak, hawane nyalahke. Maka saya minta agar menjaga dari diri sendiri. Ojo ngeyel,” tegas Ganjar.

Baca juga: Sudah ada 81 Dokter dan Nakes yang Diperbantukan di Kudus Tangani Pasien Covid-19

Terlepas dari itu, Ganjar mengatakan keterisian pasien Covid-19 di RSUD KRMT Wongsonegoro juga mulai membeludak. Apalagi sejak rumah sakit di Kota Semarang itu membantu daerah-daerah yang mengalami kenaikan kasus.

“Tapi ini dari pihak rumah sakit sudah akan menyediakan skenario berikutnya, di mana TT-nya akan ditambah. Karena  kemarin pada saat turun diaktifkan yang non isolasi. Nah sekarang dibalik lagi, itu karena masih ada pasien, nanti pasien selesai (baru) dipakai untuk isolasi,” ujarnya.

Di sisi lain, Ganjar mengharapkan dukungan dan kesadaran dari masyarakat untuk menjaga dari diri sendiri. Sehingga tidak harus mengalami kesulitan karena Covid-19.

“Sekaligus ini edukasi bahwa betapa pentingnya kita sendiri yang harus menjaga. Sebab kalau sudah masuk, sudah penuh, sudah geger, panik, sekua hanya satu biasanya yang dilakukan, menyalahkan. Nah sebelum kita menyalahkan orang lain dan repot, mari kita jaga kesehatan dulu,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER