Warga Tak Percaya Dewi Persik Manggung di Kudus Gratis, David : ‘Tarif Sekali Goyang Depe Itu Rp 100 Juta’

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa hari terakhir jagat media sosial dihebohkan beredarnya video Dewi Persik yang sedang manggung di acara hajatan seorang pengusaha busana muslim di Kudus. Dalam video yang beredar di media sosial, Dewi Persik tampak sedang nyanyi di acara tersebut dan menimbulkan kerumunan. Sehingga video tersebut viral, lantaran empunya goyangan gergaji itu manggung di saat kasus covid – 19 di Kudus meningkat tajam.

Pemilik hajat melalui pengacaranya membantah, kalau kedatangan Dewi Persik itu karena job menyanyi, tapi Dewi Persik datang hanya sebagai tamu biasa dan tidak dibayar. Namun, banyak warga Kudus yang tidak percaya dan berharap pemerintah Kabupaten Kudus adil dalam menerapkan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan Covid – 19.

Baca juga : Kuasa Hukum: ‘Dewi Persik Tidak Dibayar, Karena Memang Murni Sebagai Tamu’

-Advertisement-

Di antaranya yang tidak percaya bahwa penyanyi yang biasa disapa Depe menghadiri acara tersebut sebagai tamu undangan biasa, dan tidak dibayar adalah Istikomah. Istikomah mengatakan, tidak mungkin kalau Depe datang sebagai tamu undangan biasa dan gratisan. Di media sosialnya Depe saja, dia bikin status “memberanikan diri menjemput rejeki di luar kota, Kudus i’m coming”.

“Kalau saya gak percaya Depe datang gratisan. Itu di media sosialnya Depe, dia bikin status menjemput rezeki di luar kota, Kudus i’m coming kok. Coba cek di instagramnya Depe, kalau belum dihapus pasti ada,” ujar perempuan yang akrab disapa Isti kepada Betanews.id, Selasa (25/5/2021).

Hal yang sama juga dikatakan David Rizqiawan (25). Warga Desa Bakalankrapyak tersebut sebenarnya tidak begitu mengurusi urusan Dewi Persik manggung di Kudus. Namun, jika Depe datang kemarin di acara hajatan di tempat salah satu pengusaha di Kudus itu gratis, jelas dia tidak mempercayainya. Dia yakin kalau gratis pasti Depe tidak akan datang, apalagi Depe itu harga manggungnya terkenal mahal.

“Kalau gratis tidak mungkin. Dewi Persik sekali “goyang” saja tarifnya Rp 100 juta kok, Masak itu gratis,” beber pria yang akrab disapa David tersebut.

Baca juga : Dewi Persik Goyang Kudus, Hartopo Minta Kapolres Segera Tangani

Tak jauh beda juga dikatakan oleh Agustinus. Dia mengaku tidak percaya kalau Dewi Persik itu tamu undangan biasa seperti yang lainnya, kemudian menyumbang lagu. Dewi Persik datang pasti karena ada job nyanyi. Dia berharap pemerintah Kabupaten Kudus adil, setiap pelanggaran harus disangsi. Jangan beraninya sama masyarakat kecil saja, tapi sama pengusaha melunak.

“Rakyat kecil bikin acara hajatan ada musik orgennya saja tidak boleh, tidak diizini. Lha ini mentang – mentang pengusaha bikin acara hajatan ngundang artis kok bisa. Ini namanya tidak adil,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER