Usaha Ekspor Ikannya Luluh Lantak Akibat Pandemi, Ulin Kini Andalkan Pembeli di Pinggir Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS – Di depan lapangan sepak bola Desa Getas Pejaten terlihat lapak penjual ikan. Seorang pria di sana terlihat sedang memilih dan menimbang beberapa jenis ikan laut yang dipilih pembeli. Pria itu yakni Ulin Kanafi (54), pemilik lapak.

Seusai melayani pembeli, pria yang akrab disapa Ulin itu bersedia berbagi informasi tentang usaha yang dirintis sejak 2014 lalu. Aneka ikan yang ia jual meliputi, kepiting, kerang dara, kerang cerimping, kerang batik, kerang hijau, cumi-cumi, lobster, dan ikan dori.

Ulin sedang melayani pelanggan yang akan beli kerang di lapaknya. Foto: kaerul Umam.

“Harga per kilogramnya untuk kepiting Rp 120 ribu sampai Rp 150 ribu, kepiting telur Rp 180 ribu sampai Rp 200 ribu, kepiting super Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu, kerang cerimping Rp 30 ribu, kerang batik Rp 18 ribu, kepiting hijau Rp 15 ribu, kepiting dara Rp 30 ribu, ikan dori Rp 80 ribu, cumi-cumi Rp 65 ribu, dan lobster Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu,” rincinya, Selasa (4/5/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Tuyul Segoro, Sediakan Aneka Macam Ikan Laut dengan Harga yang Murah

Sebelum pandemi, ia biasanya ekspor aneka ikan laut ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, China, Taiwan, dan Jerman. Namun, saat ini dia tidak bisa kirim ikan dengan adanya virus corona.

“Saat ini penjualan lumpuh total, biasanya ekspor ke negara lain, sekarang sudah tidak bisa dengan adanya pandemi ini. Dulu seminggu bisa tiga kali kirim, sekarang sudah tidak bisa,” bebernya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini dia masih menjual aneka seafood dengan cara diecer dan disetorkan ke beberapa restoran. Menurutnya, hasil penjualan saat ini tak sebanding dengan hasil sebelum pandemi.

Baca juga: Awalnya Modal Pas-pasan, Kini Pasutri Ini Sampai Nolak Pembeli Telur Saking Larisnya

Saat ini dalam sehari, lanjutnya, ia bisa menjual sebanyak 10 kilogram di hari biasa dan 30 kilogram sampai 40 kilogram di weekend. Peminatnya dari semua kalangan yakni dari Jepara, Rembang, Pati, Purwodadi, dan lain sebagainya.

Selain memasarkan di lapaknya yang buka mulai pukul 7.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, dia juga memasarkan lewat media sosial seperti Facebook dan Shopee. Dia juga melayani pemesanan melalui WhatsApp di nomer 0823 2181 1811.

“Saya berharap semoga pemerintah memperhatikan orang kecil seperti kita, khususnya dari pelaku UMKM,” tuntasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER