BETANEWS.ID, KUDUS – Dua orang pria dan wanita terlihat sedang membersihkan kandang ayam di pinggir sungai Desa Tenggeles RT 4 RW 1, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Dari mulai menyapu hingga mengumpulkan kotoran ayam, mereka terlihat kompak berbagi tugas. Mereka adalah pasangan suami istri Ahmadi dan Suharti, pemilik kandang ayam petelur yang lagi ramai permintaan.
Susai membersihkan kandang, Ahmadi (50) sudi berbagi penjelasan tentang usaha yang digelutinya. Ia mulai ternak ayam petelur sudah sekitar dua tahun lamanya. Berbekal teori berternak dan cara perawatannya, ia kini bisa menghasilkan telur ayam yang bekualitas.

“Untuk ayam petelur merawatnya cukup mudah, harus menguasai dulu gimana-gimananya paling kuncinya kan tahu karakter ayamnya itu sendiri,” ungkapnya saat ditemui, (Kamis/1/4/2021).
Baca juga: Mesin Tetas Telur Full Otomatis Buatan Suyuti Dijual Mulai Harga Rp 750 Ribu
Ahmadi menuturkan, dirinya mendirikan usaha ternak ayam petelur awalnya hanya dengan modal pas-pasan dan nekat untuk membantu perekonomian keluarga. Dengan kandang yang apa adanya, di dalam kandang tersebut ada sekitar 600 ekor ayam petelur.
“Kendala perawatan tidak ada, karena memang baru pertama kali beternak. Paling kalau habis vaksin cenderung ada yang mati,” tuturnya.
Baca juga: Bisnis Anakan Kalkun yang Untungnya Menggiurkan, Sepekan Bisa Jual Puluhan Ekor
Ahmadi menambahkan, setiap hari dia dapat memanen telur kurang lebih 30 kilogram atau setara dengan 480 butir telur yang menghabiskan pakan ayam hingga 70-75 kilogram setiap harinya. Ia menjual hasil ternaknya ke penduduk sekitar saja bahkan terkadang itu masih kurang karena saat ini memang telur dibuat rebutan.
“Jadi untuk pemasaran telurnya hanya ke masyarakat sekitar sini sudah cukup, sudah habis. Seringnya sampai nolak-nolak,” tandasnya.
Penulis: Ika Yuliyaning Tiyas (Mahasiswa Magang IAIN Kudus)
Editor: Ahmad Muhlisin

