31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Dari Belajar Otodidak Dunia Perbengkelan, Edy Kini Punya Pelanggan dari Berbagai Daerah

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang mempreteli motor matik di sebuah bengkel di Dukuh Serabi Kidul RT 12 RW 5, Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Setelah itu, ia tampak memasang komponen baru pada motor itu dan memastikannya berfungsi normal. Dia adalah Edy Kurniawan (26),Pemilik Bengkel Akhtar Motor.

Edy mengungkapkan, pertama merintis usaha tersebut karena dari hobi yang suka dengan dunia reparasi motor. Saat dirinya masih menginjak di sekolahan Madrasah Aliyah, ia sudah memulai membuka bengkel tambal ban. Menurutnya, hasil dari tambal ban tersebut untuk tambahan biaya sekolahnya.

Kemudian setelah lulus dari Madrasah Aliyah, ia mulai belajar otodidak dan pernah les di balai pelatihan kerja (BLK) Kudus. Setelah selesai mengikuti pelatihan tersebut, ada temannya dari BLK yang sudah bekerja di salah satu bengkel di Jakarta, dan ia diajak di bengkel tersebut selama 6 bulan.

-Advertisement-

Baca juga: Usaha Tas Bangkrut, Taufiq Banting Stir dan Kini Sukses di Bengkel Motor Custom

“Di Jakarta hanya sebentar saja, kurang lebih 6 bulan di sana, tapi di sana banyak ilmu yang saya dapatkan. Apalagi, keluhan apapun pelanggan pada motor bisa teratasi,” beber Edy kepada betanews.id, Senin (10/5/2021).

Namun, setelah keluar dari bengkel di Jakarta, dirinya tidak langsung bekerja di bengkel, tetapi bekerja di Pabrik Kanindo Jepara. Saat ia bekerja di pabrik tersebut pada 2015, ia cuma bekerja sebentar karena tidak cocok dengan kerjaan dan teman-temannya.

“Kemudian pada 2016 saya bekerja kembali di bengkel resmi Yamaha, yakni di Harpindo. Bekerja di bengkel tersebut juga hanya 1 tahun, lantaran saya sudah bosan dan keluar pada 2017,” tuturnya.

Dari semua ilmu yang sudah ia dapatkan dari pelatihan maupun kerja di lapangan, ia mantapkan niatnya untuk membuka bengkel sendiri di desanya. Setelah berjalan beberapa tahun, ia sudah memiliki pengalaman yang banyak serta alat. Sehingga, saat ini ia sudah memiliki bengkel spesialis yang pelanggannya dari berbagai daerah.

Baca juga: Belajar Otodidak Lewat Youtube, Pria Lulusan MTs Ini Sukses di Bengkel DID Custom

“Kalau untuk pelanggan yang spesialis gredeg atau suara motor pada tarikan awal tersendat itu dari Blora, Semarang, Pati, Jepara, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk pelanggan di semua keluhan ya, Kudus dan Jepara,” beber Edy.

Dia menyebutkan, harga jasa servis motor matik dengan keluhan gredeg adalah Rp 130 ribu. Sedangkan untuk servis spedometer beraneka ragam. Kisaran mulai dari Rp 80 ribu hingga Rp 120 ribu. Sedangkan untuk harga servis dan jasa smart key, untuk duplikat kunci Rp 600 ribu dan yang sudah tidak ada duplikatnya Rp 900 ribu. Menurutnya, harga tersebut terbilang murah dibandingkan harga penggantian di dealer maupun showroom.

“Saya juga menerima panggilan jasa servis smart key. Beberapa alat sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi pelanggan yang mempunyai keluhan tersebut. Harga yang dipatok pun terjangkau,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER