Cokelat Karakter Cantik Bikinan Pipit Tembus Pasar Mancanegara

BETANEWS.ID, KUDUS – Aroma cokelat begitu menggugah selera saat berada di sebuah ruangan rumah RT 1 RW 1 Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Di dalam dapur rumah tersebut, terlihat seorang perempuan sedang sibuk mencetak aneka cokelat dengan berbagai karakter. Perempuan tersebut yakni Nur Naila Safitri (31) owner dari Nurry Choco.

Sembari beraktivitas, perempuan yang akrab disapa Pipit itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Usaha Nurry Choco ia rintis sejak 2015 saat ia masih lajang. Nurry Choco merupakan usaha yang memproduksi aneka cokelat karakter. Sedangkan, alasan menekuni usaha cokelat, karena memang sejak kecil ia memang gemar sekali sama cokelat.

Beberapa produk cokelat karakter buatan Pipit. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Mubarok Buat Cokelat Jenang Bentuk Menara, Bisa Sekaligus Belajar Sejarah

-Advertisement-

“Saya itu dari kecil suka banget saka cokelat. Makanya pas ingin punya usaha, saya memutuskan yang masih berkaitan dengan cokelat,” ujar Pipit kepada Betanews.id, Rabu (28/4/2021).

Pipit mengatakan, mulai merintis usaha bikin cokelat karakter pada tahun 2015. Saat itu ia masih lajang dan masih bekerja. Di sela kesibukan kerja, saat searching di internet tentang cokelat, ia melihat aneka cokelat karakter yang unik dan lucu tapi sangat menggugah selera. Karena tertarik, ia pun memutuskan untuk mencoba membikinnya sendiri.

“Saat itu cara bikin cokelat karakter itu saya pelajari otodidak dari internet. Setelah mencoba beberapa kali akhirnya berhasil. Kemudian saya pun iseng – iseng upload dan ternyata banyak yang minat,” beber ibu satu anak tersebut.

Namun, lanjut Pipit, karena saat itu masih kerja ia tidak bisa fokus. Malah sempat berhenti produksi saking sibuknya bekerja. Kemudian setelah menikah dan suami tidak mengizinkan dirinya bekerja, dari pada nganggur dan tak ada kesibukan ia pun kemudian memutuskan memproduksi cokelat karakter lagi.

“Saat itu suamiku bilangnya, tidak usah kerja di luar. Kalau mau bekerja ya yang bisa dikerjakan di rumah,” kata Pipit menirukan perkataan suaminya.

Dia mengungkapkan, memproduksi cokelat karakter dan cokelat ucapan. Berbeda dengan cokelat ucapan yang diproduksi pas ada pesanan saja, cokelat karakter ia produksi setiap hari. Dalam sehari ia mengaku bisa produksi antara delapan hingga 12 toples. Dengan harga mulai Rp 45 ribu sampai Rp 165 ribu per toples. Sedangkan untuk cokelat ucapan harganya mulai Rp 75 ribu hingga Rp 300 ribu.

“Penjualan dan produksi cokelat karakter akan meningkat hingga tiga kali lipat saat Ramadan, atau menjelang lebaran,” bebernya.

Dia mengatakan, memproduksi cokelat dengan berbagai karakter di antaranya hello kitty, doraemon, naruto, panda, upin ipin dan lain sebagainya. Biasanya karakter tersebut disesuaikan dengan momen. Kalau momen lebaran yang diproduksi cokelat karakter kartun Nusa dan Rara.

“Karakternya saya sesuaikan momennya. Momen valentine, dan momen lebaran atau tahun baru pasti beda, selain itu biar anak – anak tidak bosen,” katanya.

Baca juga : Jenang Karomah Aneka Rasa yang Kenyal dan Empuk Ini Tak Pernah Sepi Pembeli

Untuk pemasaran, tambahnya, sejak awal dirintis Nurry Choco dipasarkan melalui media daring. Mulai Instagram, Facebook dan Marketplace. Pelanggannya pun seluruh wilayah Indonesia. Bahkan beberapa kali dapat pesanan dari luar negeri tepatnya Taiwan.

“Kalau sekarang pemasaran kami tidak hanya online saja. Sebab sejak tiga tahun lalu kami diminta untuk menyuplai cokelat karakter di toko Amanda brownis dan Ada Swalayan Kudus saat tahun baru dan valentine,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER