BETANEWS.ID, KUDUS – Aroma harum roti tercium dari toko roti Roku Roku di Jalan Pramuka 22, tepatnya di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus. Di sana terlihat pembeli sedang memesan roti yang tersedia. Di sisi lain, seorang pria dengan sigap membuatkan roti tersebut sesuai permintaan pelanggan. Dia adalah Muchamad Ardilas Dony Amarilla (30), owner Roku Roku.
Seusai melayani pembelinya, pria yang akrab disapa Ardi itu bersedia berbagi informasi tentang usahanya yang dirintis sejak Agustus 2019. Dia mengatakan, menjelang Ramadan dia mengadakan promo yang berlaku hingga Lebaran. Promo tersebut yaitu setiap pembelian empat roti apapun gratis satu roti manis.

“Di sini menyediakan kurang lebih 30 varian rasa yang tergolong dalam tiga katagori yakni roti manis, roti toping, dan roti asin,” beber Ardi kepada betanews.id, Selasa (6/4/2021).
Baca juga: Digilai Anak Muda, Rokupang Ini Punya Keunggulan Tekstur Roti yang Lembut
Ia lantas merinci, untuk katagori roti manis ada sarikaya, vanila, stroberi, bluberi, nanas, pisang, tiramisu, cokelat, kapucino, green tea, meises ceres, taro, dan alpukat. Kemudian roti toping itu ada Oreo, Beng-Beng, Caramel, Cadbury, Silver Queen, Kitkat, Nutella, Ovaltine, dan Choco Cruncy. Sedangkan untuk roti asin tersedia varian telur, sosis, cornet, tuna, dan smoked beef.
“Kalau harga katagori roti manis Rp 9 ribu untuk satu rasa dan dua rasa Rp 10 ribu. Roti toping mulai harga Rp 9 ribu sampai Rp 14 ribu. Sedangkan untuk roti asin dari Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu,” rincinya di toko yang buka pukul 9.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB itu.
Dia mengatakan, pembelinya hingga saat ini sampai luar daerah, meskipun kebanyakan dari Kudus. Selain itu dari Semarang, Jepara, Pati, dan lain sebagainya juga berlangganan. Katanya, beberapa orang dari luar daerah datang ke Kudus hanya ingin membeli roti tersebut.
Baca juga: Rajanya Roti John, Roti Hits yang Tawarkan Isian Melimpah di Setiap Gigitnya
“Pemasaran kita melalui media online seperti WhatsApp, Fans page Facebook Roku Roku, dan Instagram @rokuroku_kudus. Selain itu juga bisa dijumpai dan dipesan melalui aplikasi Grabfood, gasbro, Gofood, dan kopdar,” ungkap pria warga Desa Tenggeles RT 6 RW 4, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus itu.
Dalam sehari, lanjutnya, bisa menjual 50 porsi hingga 100 porsi. Yang sebelum pandemi, dia bisa menjual melebihi 100 lebih. Menurutnya, pendapatan sekarang mengalami penurunan 50 persen dibandingkan sebelum pandemi.
“Saya berharap semoga pandemi bisa berakhir dan roda ekonomi di Indonesia ini bisa kembali normal. Dan ingin juga membuka cabang ataupun franchise, yang sebenarnya banyak yang menawarkan untuk bekerjasama. Daerah yang pernah menawarkan kerjasama yaitu dari Solo, Semarang, dan Jepara,” tuntasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

