Kudus Dapat Tambahan Vaksin 400 Vial, Lansia Tetap Jadi Prioritas

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Andini Aridewi mengungkapkan, hari ini, Jumat (9/4/2021), Kabupaten Kudus mendapatkan tambahan vaksin sejumlah 400 vial. Untuk jenisnya, masih sama dengan sebelumnya, yakni Vaksin Sinovac.

“Hari ini kita ada tambahan vaksin. Nanti kita akan ambil. Jumlahnya 400 vial Vaksin Sinovac, ” kata Andini di Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (9/4/2021).

Tambahan vaksin yang didapatkan Kabupaten Kudus ini, kata Andini, akan diprioritaskan kepada masyarakat Kudus yang masuk dalam kategori lanjut usia (lansia), yaitu mereka yang minimal berumur 60 tahun.

-Advertisement-

Baca juga: Cukup Bawa KTP, Lansia di Kudus Bisa Daftar Vaksinasi di RS Mardi Rahayu

Selain lansia, vaksinasi tahap kedua ini, juga menyasar para pelayan publik. Dari laporan yang didapatkan Andini, vaksinasi tahap kedua ini belum mencapai semua target.

“Lansia sampai hari ini baru 13 persen saja dari target sasaran yang tervaksin. Kalau pelayan publik sudah 21 persen,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, jumlah sasaran vaksinasi bagi lansia 68.901 orang. Lalu untuk sasaran pelayan publik berjumlah 52.660 orang.

Menurut Andini, setiap fasilitas kesehatan (Faskes) di Kabupaten Kudus tidak bisa diperkirakan berapa banyak melakukan vaksinasi setiap harinya. Makanya, proses vaksinasi kali ini tidak bisa berjalan secara maksimal. Semuanya disesuaikan dengan jumlah vaksin yang diterima Kudus.

Baca juga: Untuk Lansia, Vaksinasi Tak Bisa Dilakukan Jika Punya Tiga dari Lima Keluhan Ini

“Setiap hari belum tentu ada berapa banyak vaksinasi. Empat puluh satu faskes bergerak semua setiap harinya, karena alokasi vaksin sedikit, kita sesuaikan dengan ketersediaan yang ada,” jelasnya.

Dari 400 vial vaksin tambahan yang akan didapatkan Kudus, Andini harus bisa memperhitungkan cukup hingga dosis kedua. Jika satu vial vaksin bisa untuk 10 kali penyuntikan, maka 400 vial bisa untuk 4.000 kali penyuntikan.

“Jadi 400 vial vaksin bisa untuk 2.000 sasaran. Untuk penyuntikan vaksin dosis pertama dan untuk dosis kedua sebagai booster, ” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER