BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang menyiapkan beraneka macam bumbu di atas meja. Setelah dirasa komplit, ia kemudian menghaluskan bumbu satu per satu. Setelah semua bumbu sudah halus, ia pun memasak bumbu tersebut sampai matang.
Racikan bumbu untuk soto itu, nantinya ketika sudah matang akan dikemas dan siap untuk dijual menjadi bumbu soto instan, dengan brand Mak Nyak.
Baca juga : Unik, Soto Kudus dalam Batok Kelapa Ini Nikmatnya Bikin Lidah Bergoyang
Joko Purwanto (42), Owner Bumbu Soto Mak Nyak menceritakan tentang usaha sampingan yang sudah ia geluti selama satu tahun ini. Joko, sapaan akrabnya mengatakan, ia memulai usaha bumbu soto karena pekerjaanya sebelumnya, terdampak oleh pandemi.
“Dulu saya seorang driver, nah karena pandemi, kerjaan saya benar-benar sepi, akhirnya saya punya ide untuk berbisnis bumbu soto instan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di Perumahan Muria Indah Blog G, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Katanya, bumbu soto instan yang dibuat Joko, merupakan resep bumbu buatan mertuanya. Keunggulan dari bumbu soto Mak Nyak sendiri ialah tidak menggunakan bahan pengawet, serta mempunyai cita rasa yang khas dan enak.
“Awal saya jualan, saya hanya membuat sebanyak 20 pcs melalui WhatsApp dan ternyata responnya lumayan,” jelasnya.
Untuk produksi bumbu instan, Joko hanya memproduksi ketika sedang ada pesanan saja. Hal ini dikarenakan bumbu instannya tidak ada pengawet dan hanya bertahan selama 2 bulan jika berada di freezer.
“Kalau di suhu ruang biasa hanya bertahan 6 hari, lalu kalau di taruh di lemari es 1 bulan, dan di freezer bisa bertahan 2 bulan,” jelasnya.
Dalam pembuatan bumbu instan ini, joko memerlukan waktu selama 1,5 jam agar bumbu benar-benar kering.
Dalam satu bulan, katanya, ia bisa menjual hingga 400 pcs. Sedangkan untuk harga, untuk 1 pcs Bumbu Soto Mak Nyak hanya Rp 10 ribu. “Untuk Ramadan kali ini, pesananya sudah mulai nambah sih,” jelasnya.
Baca juga : Menikmati Sedapnya Soto Geprek, Menu Unik yang Hanya Ada di Geprek Uenakkene
Selain berupa kemasan, Joko juga menjual bumbu instan dengan ukuran 1 kilogram. Untuk yang membeli kiloan biasanya para pengelola rumah makan.
Untuk saat ini penjualan bumbu instanya sudah sampai ke Jakarta, Tangerang, Semarang, Kalimantan, Bekasi, Kudus, Jepara dan pati.
“Untuk penjualan biasanya saya langsung melalui WhatsApp di nomor 081325468120,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

