Tradisi Dandangan Sambut Ramadan Ditiadakan Tahun Ini, Plt Bupati Kudus : ‘Saya Ndak Berani’

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus untuk sementara ini memutuskan untuk meniadakan tradisi dandangan. Hal itu berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan hasil rapat sementara, kok kayaknya nggak bisa ya Mas. Terus terang, kalau saya sendiri tidak berani. Tentu saya akan minta evaluasi ke provinsi,” ujar Plt Bupati Kuds HM Hartopo.

Menurutnya, keputusan untuk meniadakan dandangan tersebut, karena saat ini masih pandemi masih Covid-19.

-Advertisement-

Baca juga : Hartopo Tutup Tempat Wisata dan Ziarah di Kudus, Dandangan Ditiadakan

“Yang tidak bisa itu bendung pengunjungnya. Kita bisa menata PKL nya, tapi kalau pengunjungnya gimana,” ucap Hartopo.

Meskipun rata-rata wilayah di Kudus berzona hijau, namun untuk tradisi dandangan yang bisa mengundang banyak pengunjung, akan dievalusi lagi ke depannya.

“Kalau untuk sekolah saya berani beri izin untuk tatap muka. Itu saja untuk kecamatan yang berzona hijau (zero kasus), sebelumnya kita buat simulasi dulu. Kalau itu kita berani, ” ungkap Hartopo.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER