BETANEWS.ID, KUDUS – Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengajak warga Kudus untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam menghadapi pandemi covid-19. Ini disampaikannya saat peringatan Isra Miraj di Pendopo Kabupaten Kudus, melalui zoom meeting dan live streaming, Kamis (11/3/2021) malam.
Dalam acara yang dihadiri Mawar Hartopo, Forkopimda, Sekda Kudus, Para Asisten Sekda, Kepala OPD, dan Tokoh Ulama itu mengundang KH M Yusuf Chudori selaku pengasuh Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang untuk memberikan tausiyah.

Peringatan Isra Miraj kali ini mengambil tema “Dengan memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1442 H, Kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan dalam rangka mencetak generasi sehat, kuat, produktif, cerdas, yang ber-akhlakul karimah diharap dapat memberikan support kepada masyarakat”
Baca juga: Kecamatan di Kudus yang Zona Hijau Dibolehkan Gelar Sekolah Tatap Muka
“Mengenai pengambilan tema dalam Isra Miraj ini kita berharap dapat memberikan support kepada masyarakat bahwa walaupun di tengah pandemi saat ini, aktivitas masyarakat tetap produktif serta dapat berjalan dengan lancar dan mengutamakan kesehatan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, itu harapan kami,” jelasnya.
Hartopo juga mengatakan, bentuk ketakwaan terhadap Sang Pencipta dapat dilihat dari seberapa taatnya seseorang terhadap perintah-Nya untuk melaksanakan kewajiban dalam beribadah.
“Salat adalah tiang agama, oleh karena itu sangat penting dan berpengaruh dalam kehidupan kita, karena dengan salat kita dapat mengukur seberapa tebal keimanan dan ketaatan kita terhadap Allah, Oleh karena itu jadikanlah salat sebagai kebutuhan yang harus kita penuhi, jangan hanya dipandang sebagai penggugur kewajiban saja,” pesannya.
Lebih lanjut, Hartopo mengatakan bahwa Hablum Minallah Wa Hablum Minannas harus selalu dijaga, karena hal itu dapat menjadi cerminan akhlak manusia.
“Hablum Minallah Wa Hablum Minannas dapat diartikan menjaga hubungan baik kita kepada Allah dan menjaga hubungan baik kepada manusia. Jika kita bisa menjaga hubungan baik dengan Allah dengan menjalankan segala perintahnya, maka otomatis kita juga dapat menjaga hubungan baik kepada sesama manusia,” pungkasnya.
Baca juga: Pengurus Badko LPQ Dilantik, Hartopo Berharap Kudus jadi Kiblat Pendidikan
Sementara itu, KH M Yusuf Chudori dalam tausiyahnya menuturkan, meski dalam kondisi pandemi, aktivitas harus tetap berjalan seperti biasa, tapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan
“Aktivitas kita harus selalu berjalan dan berimbang, baik aktivitas kepada manusia maupun aktivitas kepada Allah Yang Maha Esa, namun karena kita masih dalam suasana pandemi, maka penerapan protokol kesehatan tetap kita perhatikan dan kita utamakan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, KH M Yusuf Chudori sedikit membahas arti penting sejarah Isra Miraj. Dikatakanya, di sinilah awal mula Nabi menerima Wahyu untuk bekal dakwah-Nya kepada umat Islam di dunia.
“Nabi menerima Wahyu dari Allah langsung tanpa perantara, yakni salat lima waktu sebagai tolak ukur keimanan dan ketaatan manusia kepada Penciptanya,” tuturnya.
Disela-sela acara, HM Hartopo berkesempatan memberikan zakat, infaq, dan sedekah dari BAZNAS Kabupaten Kudus sebagai stimulus penerima manfaat modal usaha produktif dan penerima manfaat renovasi rumah tidak layak huni.
Editor: Ahmad Muhlisin

