31 C
Kudus
Rabu, Juni 29, 2022
spot_img
BerandaKUDUSPengurus Badko LPQ...

Pengurus Badko LPQ Dilantik, Hartopo Berharap Kudus jadi Kiblat Pendidikan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pengurus baru Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Alquran (Badko LPQ) Kabupaten Kudus periode tahun 2021 – 2026 dilantik pada Selasa (9/3/2021). Pelantikan yang dilangsungkan di Ruang Rapat Lantai IV Gedung Setda Kudus itu, dihadiri Plt Bupati Kudus HM Hartopo.

Pada kesempatan itu, Hartopo menyampaikan, agar pengurus yang telah dilantik bisa mengemban amanah dengan baik. Sehingga, mampu menanamkan nilai-nilai Alquran kepada generasi penerus bangsa supaya memiliki jiwa Qurani.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo foto bersama dengan pengurus Badko LPQ Kudus. Foto: Nila Rustiyani

Baca juga : Kabar Gembira, Penerima Insentif Guru TPA di Jateng Bertambah

- Ads Banner -

“Sesungguhnya panjenengan semua adalah orang-orang pilihan, karena tidak semua orang beruntung menjadi pengurus Badki LPQ Kudus. Saya ingin, pengurus yang baru ini mampu mengemban amanah yang diberikan dengan baik, apalagi ini menyangkut pembelajaran Alquran,” ujar Hartopo.

Hartopo berharap, lembaga ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat luas, bahwa betapa pentingnya penanaman nilai-nilai Alquran yang harus ditanamkan pada kehidupan.

“Semoga lembaga ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas, dengan banyaknya ponpes yang ada di Kudus. Semoga semakin banyak para penghafal Alquran di Kabupaten Kudus, sehingga Kudus dapat menjadi pusat pembelajaran agama dan ilmu pengetahuan lainya,” ungkapnya.

Kemudian, terkait dengan insentif untuk tenaga pengajar, Hartopo menyebut, bahwa bantuan kesejahteraan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari Pemkab Kudus. Namun, mengingat saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19, maka banyak sekali anggaran yang terkena refocusing.

Sementara itu, Ketua Badko LPQ Kudus Zaenal Fahmi menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadanya.

“Saya juga ucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Kudus dalam memberikan kesejahteraan kepada kurang lebih 2.857 ustadz dan ustadzah atas insentif yang diberikan. Ini bentuk perhatian tersendiri kepada para tenaga pengajar,” katanya.

Sedangkan Multazam Ahmad, Wakil Ketua IV Badko LPQ Provinsi Jawa Tengah menjelaskan tentang perbedaan serta perubahan antara Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dengan Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ).

“Dulu kita menggunakan nama TPQ, namun setelah ada peraturan baru dari Kemenag Pusat, maka kita menyesuaikan perubahan peraturan tersebut dengan berubah menjadi LPQ. Tentunya cakupanya lebih luas, hingga bisa membawahi tujuh lembaga,” ucapnya.

Baca juga : Lazismu RS Aisyah Kudus Bagikan Paket Sembako untuk Guru TPQ dan Madin

Menurutnya, Zaman sekarang banyak terjadi persoalan klasik mengenai metode pembelajaran Alquran. Namun hal itu tidak bisa dijadikan dasar untuk berdebat tentang pemahaman Alquran.

“Di Indonesia sendiri ada 43 metode pembelajaran Alquran, namun hal itu tidak bisa dijadikan dasar untuk mencari perbedaan dalam memahami Alquran. Tujuannya sama, saja, yakni memahami Alquran dengan baik dan benar,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler