31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Pandemi Belum Usai, Hartopo: ‘Jangan Bosan, Ayo Terus Terapkan Protokol Kesehatan’

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo mendorong masyarakat Kudus untuk memperketat penerapan protokol kesehatan. Mengingat, setelah setahun berlalu, pandemi belum menunjukkan tanda berakhir. Justru, varian Covid-19 yang baru ditemukan dan sudah menyebar di Indonesia. Hal tersebut diungkapkannya saat Safari Jumat di Masjid Jami’ Darussalam, Desa Loram Wetan, Jumat (12/3/2021).

“Jangan bosan. Ayo terus terapkan protokol kesehatan,” katanya.

Safari Jumat Plt BUpati Kudus HM Hartopo di Masjid Jami’ Darussalam, Desa Loram Wetan, Jumat (12/3/2021).

Hartopo menegaskan, tidak ada kelonggaran dalam penerapan protokol kesehatan. Masker harus selalu dipakai di mana pun berada. Kemudian, tetap mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas. Terakhir, selalu menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

-Advertisement-

Baca juga: APBD Kudus Direfocusing untuk Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

Masyarakat juga diminta tak lelah dalam meminimalisir penyebaran Covid-19. Pihaknya pun menginstruksikan masyarakat agar membentuk pos pemantauan kasus Covid-19 di masing-masing RT.

“Kalau perlu, buat posko pemantauan kasus Covid-19. Kita jaga kesehatan masyarakat dan keluarga kita” pesannya.

Selain itu, Hartopo mengapresiasi jamaah yang telah menerapkan protokol kesehatan saat salat Jumat. Dengan selalu tertib dan disiplin, pihaknya berdoa agar semua jamaah diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Hartopo juga menyemangati agar jamaah menjadi agen sosialisasi protokol kesehatan di lingkungannya.

Alhamdulillah salat Jumat di sini sudah sesuai protokol kesehatan. Panjenengan semua bisa jadi agen agar masyarakat paham bahayanya Covid-19,” tuturnya.

Terkait dengan proses vaksinasi. Pihaknya menyampaikan, tahap pertama vaksinasi dilakukan untuk para tenaga medis, kemudian pelayan publik, lalu para lanjut usia yang berumur 60 tahun ke atas. Bagi yang belum mendapat giliran divaksin, Hartopo meminta masyarakat untuk menunggu giliran. Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus akan mendata dan menyampaikan informasi kategori mana yang segera divaksin.

Baca juga: Angka Kesembuhan Covid-19 di Kudus Naik 4,7 Persen

“Yang belum divaksin mohon menunggu antrian. Semuanya InsyaAllah mendapat giliran. Kami akan terus berupaya bersama pemerintah provinsi dan pusat terkait pengadaan vaksin,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Kudus juga menyerahkan pentasyafuran zakat, infaq, dan sedekah Baznas Kabupaten Kudus sebesar Rp 10 juta rupiah kepada takmir masjid Jami’ Darussalam.  Meskipun tak seberapa, pihaknya berharap sedekah dapat bermanfaat bagi penerima. Hartopo akan terus berupaya menambah jumlah penerima dan nominal bantuan pada tahun depan.

“Semoga sedekah dapat bermanfaat bagi para penerima,” tutup Hartopo.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER