BETANEWS.ID, KUDUS – Satu lagi perguruan tinggi berdiri di Kabupaten Kudus. Kali ini adalah Politeknik Rukun Abdi Luhur (Poltekun), yang pada Kamis (25/2/2021) telah diresmikan Plt Bupati Kudus HM Hartopo.
Perguruan tinggi yang lokasinya berada di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kudus ini, mengusung pendidikan vokasi yang siap mencetak lulusan untuk siap kerja.
Irwansyah, Ketua Yayasan Tunas Muria Mijen sekaligus Pemilik Poltekun menyampaikan, kehadiran Poltekun ini diharapkan mampu membangun lingkungan yang terintegrasi, terkhusus di Desa Mijen.

Baca juga : UMK Akan Gaet Sekolah dan Industri untuk Merdeka Belajar
Lingkungan terintegrasi itu didasarkan atas akses ke rumah sakit, terminal, pasar tradisional yang sangat dekat dan sekarang ditambah adanya perguruan tingg di lingkungan tersebut.
“Kami berharap, perguruan tinggi ini bisa bermanfaat utamanya bagi dunia industri. Karena kita menyiapkan Politeknik yang siap saji, di mana sumber daya manusianya langsung bisa bekerja, sudah tersertifikasi juga dan tentunya ahli di bidangnya, ” jelas Irwan kepada awak media, Kamis (25/2/2021).
Di semester awal ini, ungkap Irwan, ada tiga program studi (prodi) yang ditawarkan bagi para calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Yakni D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta D3 Manajemen Logistik.
Pihaknya tidak membatasi umur bagi para calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Bahkan pihaknya lebih mengutamakan para tenaga pekerja yang belum punya kesempatan untuk kuliah.
“Kami beri kesempatan bagi tenaga kerja lulusan SMA yang belum punya kesempatan untuk kuliah. Kami beri kesempatan bagi mereka, biar mereka lebih qualified lagi di bidangnya, ” jelas Irwansyah.
Demi menunjang semua itu, Irwansyah menyiapkan lima dosen di setiap prodi. Dengan total 15 tenaga pengajar yang akan mengajar di semester pertama kali ini.
Baca juga : SMK Wisudha Karya Siap Bantu Siswa yang Terkendala Biaya Magang ke Jepang
Sementara itu, Plt Bupati Kudus HM Hartopo berharap, Poltekun mampu menyiapkan lulusan yang siap kerja. Yakni, siap menjadi tenaga kerja sesuai dengan yang dibutuhkan sesuai jurusannya di Poltekun.
“Dengan banyaknya perguruan tinggi yang ada, mudah-mudahan pendidikan Kudus selalu berkembang, dan ke depan Kudus bisa menjadi kota pendidikan seperti Yogyakarta. Itu harapan kami, ” ungkap Hartopo.
Editor : Kholistiono

