BETANEWS.ID, KUDUS – Mobil Kijang warna silver tampak berjalan melambat dan berhenti di depan Balai Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kudus, yang juga dijadikan tempat pengungsian dan dapur umum untuk korban banjir desa setempat. Mobil kijang yang barusan terparkir itu dibuka, yang ternyata berisi penuh dengan sembako.
Sembako tersebut kemudian dikeluarkan dan diterima oleh para relawan. Mobil berisi sembako tersebut yakni milik Yayasan Nusantara Satu Kudus yang memberi donasi untuk korban banjir di Kudus. Ditemui di lokasi, Ketua Yayasan Nusantara Satu Kudus, sekaligus Ketua Koordinator Posko Yayasan yakni Supriyono mengatakan, pembina dari Yayasan Nusantara Satu Kudus adalah Nusron Wahid yang juga anggota DPR RI dari Partai Golkar.

Baca juga : Mulai Jenuh, GP Ansor Kudus Ajak Bermain Anak-Anak di Pengungsian Banjir
Dia menuturkan, Yayasan Nusantara Satu Kudus adalah sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial. Karena beberapa bulan terakhir sebagian besar wilayah Kudus terjadi banjir, maka untuk meringankan beban para warga korban banjir, Nusron Wahid melalui Yayasan Nusantara Satu Kudus memberi bantuan sembako.
“Sebenarnya kami sejak Jumat (5/2/2021) mulai dropping bantuan ke beberapa posko banjir di Kudus. Dan hari ini memang agendanya memberikan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Undaan, yakni Desa Ngemplak dan Karangrowo,” ujar Supriyono kepada Betanews.id.
Dia mengatakan, selain memberikan bantuan untuk korban banjir di Desa Karangrowo dan Ngemplak yang berada di Kecamatan Undaan, pihaknya juga sudah memberikan bantuan untuk korban banjir di wilayah lain yang ada di Kudus. Di antaranya, korban banjir di Kecamatan Mejobo, Kecamatan Jati serta korban banjir di Kecamatan Kaliwungu yang saat ini sudah surut.
“Kayaknya semua posko banjir di Kudus sudah kami suplai logistik berupa sembako. Semoga kebagian semua dan bermanfaat,” harapnya.
Dia pun merinci, di Kecamatan Mejobo ada lima posko korban banjir yang sudah disuplai sembako oleh Yayasan Nusantara Satu Kudus. Antara lain, Desa Payaman, Temulus, Kirig, Gulang serta posko yang ada di MWC NU Kecamatan Mejobo. Sedangkan di Kecamatan Jati, posko banjir yang didrop bantuan adalah posko yang berada di Pondok Pesantren Al Muayyad Kudus.
“Dulu pas Kecamatan Kaliwungu kebanjiran, juga kami drop bantuan. Kalau hari ini, kami drop bantuan ke korban banjir di Desa Ngemplak dan Karangrowo, Kecamatan Undaan,” tandasnya.
Dia mengatakan, Yayasan Nusantara Satu Kudus memberi bantuan untuk korban banjir di Kudus berupa sembako. Ada beras sekitar tiga ton yang dibagi rata ke semua posko banjir. 400 karton mi instan, ratusan kilo minyak goreng, gula, air mineral dan lain sebagainya.
“Selain memberikan bantuan berupa sembako. Yayasan Nusantara Satu Kudus juga dropping relawan santri. Ada sekitar 80 santri yang diperbantukan di beberapa posko banjir di Kudus,” jelasnya.
Baca juga : Banjir Karangrowo Surut, Warga yang Mengungsi Mulai Kembali ke Rumah
Rencananya tambah Supriyono, Yayasan Nusantara Satu Kudus juga akan memberikan bantuan lagi kepada warga korban banjir Kudus, berupa selimut, pampers balita serta makanan pendamping bayi. Sebab barang tersebut merupakan permintaan para warga yang terdampak banjir.
“Kami berharap semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat untuk warga. Semoga warga korban banjir diberi ketabahan serta semoga banjir cepat surut,” tutupnya.
Editor : Kholistiono

