31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Angka Kematian di Kudus Menurun pada Tahun 2020

BETANEWS.ID, KUDUS – Selama pandemi Covid-19 di tahun 2020, pemberitaan kematian lebih sering terdengar jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data kematian yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kudus menunjukan, angka kematian di tahun 2020 tak sebanyak tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Disdukcapil Kudus, Putut Winarno, Rabu (3/2/2020).

Ia merinci, penduduk meninggal yang tercatat di Dukcapil Kudus tahun 2019. Kecamatan Kaliwungu terdapat 899 orang, Kecamatan Kota 940 orang, Kecamatan Jati 905 orang, Kecamatan Undaan 454 orang dan Kecamatan Mejobo 692 orang.

Baca juga : Bikin KK Online, Ini Tips dari Kepala Dukcapil Kudus Agar Prosesnya Cepat

-Advertisement-

“Kemudian Kecamatan Jekulo 823 orang, Kecamatan Bae 644 orang, Kecamatan Gebog 859 orang. Dan Kecamatan Dawe paling banyak pada tahun 2019, yaitu 1.041 orang. Jadi total penduduk meninggal di tahun 2019 sejumlah 7.257 orang,” terangnya.

Dia melanjutkan, data penduduk meninggal di tahun 2020, dimulai dari Kecamatan Kaliwungu 798 orang, Kecamatan Kota 876 orang dan Kecamatan Jati tertinggi di tahun 2020, yakni 928 orang. Kemudian Kecamatan Undaan 456 orang, Kecamatan Mejobo 601 orang.

“Selanjutnya, Kecamatn Jekulo 807 orang, Kecamatan Bae 578 orang, Kecamatan Gebog 712 orang, Kecamatan Dawe 855 orang. Total keseluruhan penduduk meninggal yang tercatat di Dukcapil tahun 2020 ada 6.611 orang,” rincinya.

Dirinya menjelaskan, jika data kematian yang tersebut adalah data yang dilaporkan untuk pencatatan di akta kematian. Jadi kalau dikaitkan dengan pandemi Covid-19, menurutnya belum bisa menjadi dasar.

Baca juga : Sekarang Cetak KK Hingga Akta Pakai Kertas HVS, Ini Alasannya

Dia juga mengaku tidak mengetahui terkait masih ada yang belum mengurus akta kematian di tahun 2020. Pihaknya baru bisa mendata jika ada laporan dari warga.

“Jadi kalau mencari kematian di masa pandemi belum bisa menjadi dasar. Terkait masih ada warga yang belum melaporkan atau mengurus akta kematian di tahun 2020 saya tidak tahu. Kami baru bisa mencatat kematian jika ada laporan dari warga,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER