31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Bisnis Tak Mau Ikut...

Tak Mau Ikut Banting Harga, Kini Farid Justru Bisa Kirim Ribuan Lusin Tas Kertas Tiap Pekan

BETANEWS.ID, KUDUS – Tumpukan kertas warna coklat tampak memenuhi halaman depan sebuah rumah di Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Tak jauh dari tumpukan kertas itu, seorang pria terlihat sedang mengambil beberapa tumpuk kertas untuk dibuat sebuah tas. Dia adalah Miftah Farid (26), pemilik Galang Papper Bag.

Di sela-sela pekerjaannya itu, Farid, sapaan akrabnya dengan senang hati bercerita kepada betanews.id soal usahanya itu. Seperti yang dijelaskannya, Galang Papper Bag menawarkan pemesanan tas kertas sesuai keinginan pelanggan. Mulai dari ukuran, warna, motif, semua disesuaikan dengan pesanan.

Farid sedang menyelesaikan pembuatan tas kertas di tempat produksinya. Foto: Nila Rustiyani.

“Untuk harga kami sesuaikan dari pesanan pembeli. Tergantung tingkat kerumitannya, motif atau polos, sebab semuanya beda. Paling murah kami beri harga Rp 400, dan yang paling mahal Rp 4.000 per buahnya,” rinci Farid, Kamis (24/12/2020).

- Ads Banner -

Baca juga: Awalnya Modal Rp 150 Ribu, Farid Kini Bisa Hidupi Keluarga dari Bisnis Tas Kertas

Pria asal Ungaran itu tidak memungkiri jika barang yang ia jual termasuk mahal. Sebab, banyak juga yang menawarkan papper bag jauh lebih murah dibandingkannya. Namun, daripada menurunkan harga, Farid lebih memilih mematok harga cukup mahal tapi dengan kualitas produk terbaik.

“Kami selalu gunakan bahan-bahan atau kertas baru. Kan ada juga oknum yang pakai kertas bekas. Kami enggak, kami pakai kertas yang baru. Kami ngga biasa kalau banting harga murah-murahan, jadi ya memang segitu,” ungkap lelaki lulusan Madrasah Tasanawiyah tersebut.

Dalam satu bulan, ratusan ribu pesanan selalu datang kepadanya. Sebab dalam seminggu dia dan para pekerjanya selalu mengirim 1.200 lusin tas kertas kepada para pemesan yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pernah ada pesanan dari salah satu toko retail di Kalimantan Selatan. Ada juga pesanan dari Papua. Kalau yang paling sering di Pulau Jawa. Dan sekarang juga sedang ada pesanan dari Bali,” tuturnya.

Baca juga: Terkenal Pengerjaan Cepat dan Termurah di Kudus, Cahaya Printing Jadi Idola Banyak Orang

Untuk menyelesaikan semua pesanan yang ada, Farid bekerjasama dengan beberapa kawannya untuk proses pencetakan motif dan pelipatan.

“Jadi kalau cetak motif kami di Jati, itu di tempat kawan saya. Trus kalau untuk pelipatan, saya ada timnya di Pati. Nanti mereka yang kebanyakan ibu-ibu, bisa membawa kertas yang perlu dilipat ini di rumah,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler