BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kudus akan mengembangkan layanan perpustakaan inklusi sosial berbasis online di 2021. Rencananya ada dua kelas baru, yakni broadcasting dan pengelolaan sampah yang bisa diikuti oleh masyarakat Kudus secara gratis.
Kasi Pengelola Pustaka Ninik Mustikawati mengungkapkan, untuk merealisasikan dua kelas itu, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan IAIN Kudus jurusan KPI dan Paguyuban Bank Sampah Mutiara Kudus.
“Rencana Tahun 2021 mau buka kelas broadcasting dan pelatihan pengelolaan sampah dengan komunitas. Broadcasting rencana dengan mahasiswa KPI dari IAIN, kalau pengelolaan sampah dengan paguyuban bank sampah Mutiara Kudus,” terangnya, Kamis (31/12/2020).
Baca juga: Program Inklusi Sosial Bawa Perpusda Kudus Raih Penghargaan Tingkat Nasional
Sedangkan untuk kelas yang lain, ada satu kelas yang rencananya akan dihentikan untuk sementara, yaitu kelas Web Desain. Hal tersebut dikarenakan mentor dari kelas Web Desain sedang ada kegiatan sehingga belum bisa mendampingi.
“Karena mentornya sedang sibuk ada urusan, ya sementara kita hentikan dulu. Untuk kelas Rajut dan kelas Literasi Tuna Netra masih berlanjut seperti biasa,” jelasnya.
Dia menambahkan, selain kelas Web Desain, kelas English Fun Learning dan Posyandu Penyakit Jantung Bawaan juga sudah tidak berlanjut semenjak pandemi Covid-19. Ninik merasa khawatir karena peserta melibatkan anak-anak. Demi keselamatan dan kebaikan bersama kelas tersebut hingga saat ini belum bisa dilanjutkan.
Dengan pendekatan melalui kelas inklusi sosial, Ninik berharap dapat memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Selain itu, pihaknya ingin perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan dan peminjaman buku semata. Melainkan menjadi pusat literasi informasi dan pusat pembelajaran.
“Semoga bisa memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkas Ninik.
Editor: Ahmad Muhlisin

