31 C
Kudus
Sabtu, Februari 21, 2026

Suka Nongkrong dan Wisata Kuliner, Karyawati Bank Ini Rintis Bisnis Kuliner Mie

BETANEWS.ID, KUDUS – Di area food court Nongky – Nongky yang berada di tepi Jalan Mejobo, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak sebuah kedai. Kedai yang berada di pojok utara timur itu di dalamnya tampak seorang pria sedang membuat mie. Tak berselang lama, datang seorang perempuan dan memberi arahan kepada pria tersebut. Perempuat itu yakni Marhendra Bekti Pratiwi (28), Pemilik Kedai Pande Mie.

Seusai memberi arahan, perempuan yang akrab disapa Marhen itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, merintis usaha Kedai Pande Mie sejak dua bulan yang lalu. Bareng dengan dibukanya food court Nongky – Nongky. Menurutnya, ide untuk merintis usaha di bidang kuliner, tidak terlepas dari hobinya yang doyan wisata kuliner.

Pelanggan sedang menikmati menu yang ada di Kedai Pande Mie. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Menu Anti Mainstream di Kedai Bakso Semar Mesem, Ada Bakso Pelakor hingga Janda Ngamuk

-Advertisement-

“Saya itu suka banget nongkrong dan gemar sekali berburu kuliner, tidak hanya dalam kota, tapi juga tak jarang berburu kuliner hingga keluar kota. Di antaranya, Semarang, Solo, Jogja hingga Jakarta. Dari hobi tersebut, saya pun berinisiatif untuk punya tempat nongkrong dan usaha kuliner, agar teman – temanku yang ingin nongkrong dan makan – makan ya bisa di kedai saya,” ujar Marhen kepada Betanews.id, Sabtu (14/11/2020).

Perempuan yang juga bekerja di sebuah bank BUMN itu menuturkan, ide memilih berjualan menu mie itu, terinspirasi dari mie gacokan yang ada di Yogyakarta. Menurutnya, saat berburu kuliner di Kota Pelajar tersebut, ia mencicipi mie gacokan. Di sana mie gacokan laris banget, sehingga terbesitlah ide untuk merintis usaha serupa di Kudus.

Dia mengatakan, di Kedai Pande Mie menjual berbagai menu olahan mie. Di antaranya, pande mie salt dan pande mie sweet. Dua menu tersebut dibanderol sama yakni Rp 11 ribu satu porsi. Ada juga menu lainnya yakni pande mie gulai, serta pande mie black peper yang dijual dengan harga Rp 15 ribu seporsi.

Menurutnya, harga yang disebutkannya itu harga basicnya. Dia juga meyediakan aneka toping untuk mie tersebut. Antara lain, ada ceker, mozarela, telur, bakso bakar, sempolan dan seafood. Untuk harga topingnya mulai Rp 3 ribu sampai Rp 9 ribu.

“Aneka mie di Kedai Pande Mie itu pedasnya berlevel, mulai satu hingga pedas level 20. Jadi bagi yang suka pedas, aneka menu mie di Pande mie siap untuk menggoyang lidah anda,” ungkap perempuan lajang tersebut.

Baca juga : Kuliner Unik Bubur Bakar Corona, Kuahnya Bikin Banyak Orang Minta Tambah

Perempuan yang tinggal di Perumahan Sumber 1 Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kudus itu menuturkan, beberapa bulan bulan, aneka menu di Kedai Pande Mie lumayan diminati. Menurutnya, pelanggannya kebanyakan anak kuliahan yang suka pedas. Kalau yang sudah dewasa biasanya mereka pesannya itu pande mie gulai.

“Selain menu yang saya rinci tadi, kami juga menyediakan mentai tuna dan ayam yang kami jual mulai harga Rp 15 ribu sampai Rp 27 ribu per porsi,” jelasnya.

Dirinya berharap, usaha Kedai Pande Mie ini bisa berkembang dan dikenal banyak orang. Ke depan dirinya ingin punya menu mie lebih banyak lagi, agar lebih lengkap.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER