BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang mengambil bakso dari panci besar di sebuah warung, Jalan UMK Nomor 19, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Setelah memastikan itungannya sesuai, ia kemudian menyerahkannya pada pria lain yang hendak mengantarkannya kepada pembeli. Pria peracik bakso tersebut adalah Ahmad Fatih (30), owner Warung Bakso Setan VJO.
Seusai membuatkan bakso, pria yang akrab disapa Fatih itu bersedia berbagi cerita tentang usaha yang dirintis sejak Februari 2020 lalu. Dia mengungkapkan, usaha tersebut merupakan bisnis turunan dari orang tuanya. Tak mau sama dengan ortunya, ia kemudian berinovasi dengan menambahkan cabai dalam baksonya. Selain itu, ia juga menyediakan mie ayam goreng yang jadi menu favorit pelanggan selain menu bakso setannya.

“Bakso setan ini diminati pembeli yang suka pedas. Karena di dalam baksonya terdapat cabai. Untuk tingkat kepedasan level bisa rikues, mulai level 1 hingga level 10,” beber warga Desa Cendono RT 5 RW 2, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu, Rabu (11/11/2020).
Baca juga: Kedai Bakso Semar Mesem, Pelopor Bakso Sehat di Kudus
Selain dua menu andalan itu, warung Bakso Setan VJO juga menyediakan bakso urat, mie ayam kuah, mie ayam kuah bakso, Indomie tante (tanpa telur), dan Intel (Indomie telur). Untuk minuman yang tersedia ada banyak meliputi, es teh, es sirop, es jeruk, es soda gembira, kopi, milkshake capuccino, milkshake coklat, milkshake strawberry, milkshake anggur, milkshake bubble gum, dan air mineral.
“Untuk harga aneka mie ayam dan bakso mulai dari Rp 7 ribu hingga Rp 15 ribu. Harga minumannya kisaran Rp 3 ribu hingga Rp 8 ribu. Selain itu, di sini juga menyediakan makanan ringan, seperti nugget, sosis goreng, kentang goreng, dan three in one. Untuk harga makanan ringan itu dari Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu,” ujar Fatih di warung yang buka mulai pukul 11.00 WIB hingga 21.00 WIB itu.
Pria yang dikarunia oleh satu orang anak itu menambahkan, sejak awal buka hingga saat ini, pemasaran yang dilakukan oleh Fatih hanya dari mulut ke mulut dan media sosial seperti Facebook dan Instagram dengan akun @baksosetanvjo. Warung miliknya itu juga sudah bekerjasama dengan GrabFood, Gasbro, dan Kopdar. Dirinya mengaku, warungnya itu bisa menjual mie ayam dan bakso sebanyak 100 porsi dalam sehari.
Baca juga: Terkenal Enak, Bakso Pak Ateng Ramai Diburu Pecinta Kuliner
“Kebanyakan pelanggan dari mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK). Mereka mengaku cocok dengan lidah mereka. Saya berharap, semoga usaha ini semakin ramai, dan pengen membuka cabang di berbagai daerah,” pungkasnya.
Eko Prasetyo, salah satu pelanggan warung Bakso Setan VJO mengaku sudah lama berlanggan di warung tersebut. Menurutnya, rasa baksonya enak dan harganya terjangkau.
“Langganan di sini karena baksonya enak dan harganya terjangkau,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

