BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi jalan Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak bangunan berlantai dua. Di dalam bangunan tampak beberapa orang duduk sambil menikmati bakso. Sedangkan di luar beberapa pelanggan antre untuk memesan. Tempat tersebut yakni Kedai Bakso Pak Ateng yang terkenal enak dan laris manis di Kudus.
Satu di antara pelanggan yang datang yakni Angga, sudi berbagi penjelasan setelah menikmati bakso Pak Ateng. Dia mengaku sudah dua kali datang dan mencicipi bakso Pak Ateng. Menurutnya baksonya sangat enak. Gurih dan kenyal, serta dagingnya sangat terasa. Kuahnya juga sangat enak, perpaduan bumbunya sangat terasa di lidah.

Baca juga : Jualan Keliling Belasan Tahun Hingga Kehabisan Modal, Iringi Kisah Ateng Rintis Usaha Bakso
“Ini kedatangan saya yang kedua kali. Pertama datang itu penasaran, pas nyobain bakso Pak Ateng ternyata sangat enak. Ya terus kalau cari bakso ya ke Bakso Pak Ateng. Tadi saya pesan bakso super jumbo, rasanya enak, kuahnya juga pas. Pokoknya mantab,” ujar Angga kepada Betanews.id, Sabtu (7/11/2020).
Pemilik Kedai Bakso Pak Ateng yakni Supardi (63) menuturkan, bakso miliknya memang dikenal enak dan disukai banyak pelanggan. Menurutnya, baksonya tersebut terbuat dari perpaduan daging kerbau dan sapi. Serta racikan bumbu kuah baksonya itu sangat pas. Jadi sangat meresap di lidah para pelanggan.
“Ya mungkin karena pengalaman saya sudah puluhan tahun jualan bakso. Jadi saya memang mempelajari betul adonan bakso dan rasa kuah bakso yang enak dan diminati para pelanggan,” ungkap pria yang dikaruniai lima anak tersebut.
Dia mengatakan, di Kedai Bakso Ateng ada beberapa pilihan menu bakso yakni, bakso biasa yang dijual Rp 10 ribu, bakso raksasa dibanderol Rp 15 ribu seporsi. Ada juga bakso balungan, bakso super nyos serta bakso super jumbo yang dijual dengan harga sama yakni Rp 20 ribu seporsi. Untuk bakso beranak dihargai lebih mahal yakni Rp 25 ribu seporsi.
“Dari aneka menu bakso tersebut hampir semuanya diminati, serta laris manis. Untuk bakso biasa, saya bisanya mampu jual 500 porsi sehari. Bakso raksasa, bakso super nyos dan bakso super jumbo masing – masing saya mampu jual 100 porsi sehari. Bakso balungan 50 porsi dan bakso beranak sekitar 20 porsi sehari,” rincinya.
Baca juga : Hanya Rp 15 Ribu Bisa Makan Dua Mangkuk Bakso Seafood di Resto Mantab Jiwa
Menurutnya, untuk membuat bakso tersebut ia menghabiskan adonan sekitar 60 kilogram. Penjualan tersebut saat hari biasa dan tidak ada pesanan. Kalau ada pesanan, ia bisa menghabiskan ribuan porsi sehari. Bahkan pesanannya saja itu ia pernah dapat pesanan 1500 porsi untuk acara pernikahan.
“Selain berjualan di kedai, saya juga menerima pesanan bakso untuk berbagai acara, di antaranya, arisan, ulang tahun, dan acara orang hajatan. Pesanan di bawah 100 porsi diambil ke kedai, kalau pesanan lebih dari 200 porsi bisa diantar sampai tempat pemesan,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

