BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang tampak bercengkerama di sebuah meja kedai tepi Jalan Lingkar Utara, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Sesekali, mereka terlihat menyesap kopi yang tersaji di hadapan mereka. Di sisi lain, seorang pemuda yang mengenakan apron tampak meracik minuman di sisi lain tempat tersebut. Ia adalah Mahfud Riswan Darmawan (19), barista di Kedai Kopi Dari Hati.
Seusai melayani pembeli, Mahfud sudi berbagi kisah kedai tersebut untuk mewakili sang owner. Di kedai kopi yang menyasar remaja, anak kuliahan, dan keluarga itu, pihaknya meyediakan beberapa menu yang disajikan secara dingin, panas, dan tanpa kopi.

Menu kopi yang disajikan secara dingin meliputi, coffe lite, es kopi susu, americano, coconut espresso, mocchacino, ice coffee avocado, berry coffee, fluffy latte, hazelnut latte, caramel latte, matcha espresso, affogato, capuccino.
Sedangkan untuk yang panas meliputi espresso, double espresso, americano, capuccino, coffee latte, hot chocolate, black sweet coffee, hot red velvet latte, green matcha latte, hazelnut latte, vanilla latte, caramel latte, coconut latte, almond latte.
Baca juga: Rintis Kafe Rooftop Nol Kopi, Biyan Ingin Jadi Pebisnis Muda yang Sukses
“Sedangkan menu yang tanpa kopi meliputi, ice chocolate, ice red velvet latte, ice matcha latte, ice matcha latte (with ice cream), ice coconut latte, ice vanilla latte, ice almond latte,” ujar Mahfud di kedai yang buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB itu.
Semua menu dingin itu, lanjut Mahfud, bisa didapatkan dengan harga mulai Rp 14 ribu hingga Rp 24 ribu. Sedangkan yang panas harganya berkisar Rp 12 ribu hingga Rp 19 ribu. Kemudian yang disajikan tanpa kopi dari Rp 16 ribu hingga Rp 30 ribu.
“Pelanggan yang datang kebanyakan dari komunitas yang sedang mengadakan kopdar seperti, Club Honda Brio, dan club motor GSX. Selain itu, dari beberapa mahasiswa, dan pegawai Larissa,” tuturnya.
Baca juga: Tak Pernah Promosi tapi Selalu Ramai, Rahasia Pondok Kopi Ada di Tempatnya
Hingga saat ini, tambah Mahfud, Kedai Kopi Dari Hati mampu menjual sebanyak 30 cup dalam waktu sehari. Menu di kedai itu juga sudah bisa dipesan melalui aplikasi grabfood.
“Harapan ke depan untuk kedai ini bisa berkembang, ramai, dan lancar. Jika nanti kedepannya sudah berkembang akan mengadakan akustikan setiap malam Minggunya,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

