BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang tampak sedang menikmati sore di sebuah kafe semi outdoor masuk Desa Jepangpakis RT 6 RW 5, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sesekali, mereka meneguk minuman yang tersaji di meja dalam obrolan yang terlihat cukup hangat itu. Bergeser ke area dapur, seorang pria berkacamata sedang membuat minuman untuk pembeli yang baru datang. Ia adalah Fairuz Abiyan (19), Owner Cafe Nol Kopi.
Biyan, sapaan akrabnya mengatakan, kafe yang berada di atap rumahnya itu sudah cukup ramai, meski baru soft opening sejak dua minggu lalu. Bahkan, untuk menarik minat lebih banyak pembeli, dirinya akan memberikan diskon gede hingga 50 persen untuk semua menu saat grand opening, 1 November 2020 nanti.

“Promo tersebut hanya berlaku pada saat grand opening berlangsung, mulai dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB,” ungkap mahasiswa semester tiga Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu, Rabu (28/10/2020).
Baca juga: Vanissa, Kafe Rooftop yang Kece di Kudus, Cocok Buat Santai Sore
Di kafenya itu, Biyan menyediakan berbagai menu makanan, minuman, dan camilan yang bisa membuat pengunjung betah berlama-lama di tempat tersebut. Pada makanan, ia menyediakan nasi goreng, mie goreng level, mie rebus telur asin, mie rebus level, spaghetti, nasi ayam spicy, nasi ayam geprek, dan nasi ayam original. Sedangkan untuk menu minuman ada kopi susu, kopi susu aren, kopi susu sachet, lemon tea, thai tea, green tea, strawberry tea, peach tea, lyche tea, red velvet, matcha latte, taro latte, cookie & cream, strawberry jam, dan regal rum.
“Untuk menu cemilannya ada kentang goreng, nugget, sosis, cuanki, pentol gila, mendoan, dan tahu gila,” beber Biyan.
Biyan mengakui, alasan mendirikan bisnis ini lantaran ingin cari pengalaman menjadi seorang manajer supaya bisa mengatur karyawan. Sebelumnya, ia juga pernah membantu orang tuanya jualan minuman di pinggir jalan.
Usaha kafe miliknya itu menyasar semua kalangan masyarakat, baik itu dari anak-anak hingga dewasa. Tempat yang bisa menampung kurang lebih 30 orang itu, saat ini bisa menjual kopi rata-rata hingga 70 cup dalam sehari.
“Pembelinya dari orang sekitar rumah dan teman-teman. Karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan tempat yang disediakan nyaman, jadi banyak pembeli yang datang ke kafe ini,” katanya.
Baca juga: Kedai Oriental, Tempat Nongkrong Baru di Kudus yang Bisa Tentukan Takaran Minuman
Untuk harga menu yang ada di Cafe Nol Kopi ini bervariasi dan tentunya terjangkau. Harga minuman mulai dari kopi, tea, boba, dan squash kisaran Rp 8 ribu hingga Rp 15 ribu. Untuk makanan kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 13 ribu. Sedangkan harga cemilan mulai Rp 5 ribu hingga Rp 12 ribu,” rincinya di kafe yang buka mulai pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB itu.
Biyan menambahkan, saat ini pemasaran kafe miliknya itu lewat Instagram dengan akun @nolkopi.id. Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya juga sudah bekerjasama dengan Grab untuk pembelian online.
“Saya berharap semoga kedepannya bisa mengembangkan usaha ini, dengan cara membuat acara per minggu. Acara tersebut berupa podcast dan melukis pot kaktus yang pesertanya adalah pelanggan yang datang ke cafe ini. Konsep tersebut sudah diterapkan di Jogja, dan saya ingin menerapkannya di sini,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

