31 C
Kudus
Selasa, Januari 26, 2021
Beranda Pendidikan IAIN Salatiga Ciptakan...

IAIN Salatiga Ciptakan Aplikasi Belajar Daring yang Diklaim Ungguli Google Clasroom

BETANEWS.ID, SALATIGA – Seorang pria terlihat sedang sibuk mengoperasikan komputer di sebuah ruang Gedung Rektorat IAIN Salatiga, Senin (12/10/2020). Tangannya tampak cekatan mengatur berbagai hal yang ada di layar perangkat tersebut. Ia adalah Bimo Haryo Setyoko (42) Kepala UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data IAIN Salatiga yang akan menjelaskan aplikasi Learning Eclass.

Bimo menjelaskan, Learning Eclass merupakan suatu aplikasi yang diciptakan oleh IAIN Salatiga untuk menunjang kegiatan belajar mahasiswa yang saat ini dilakukan secara daring. Saat ini, aplikasi tersebut masih berbasis teks dan gambar, jadi untuk kebutuhan data internet masih sangat rendah.

Aplikasi Learning Eclass ciptaan IAIn Salatiga yang dikembangkan sejak 2014. Foto: Kartika Wulandari.

“Learning Eclass sebenarnya sudah dibuat sejak 2014. Tapi saat itu, aplikasi ini belum terlalu digunakan karena memang kebutuhan belajar melalui daring masih sangat sedikit. Bahkan, aplikasi ini sempat dihilangkan,” katanya.

Baca juga: E-Learning Sunan Fasilitasi Mahasiswa UMK Kuliah Daring, Dikembangkan Sejak 10 Tahun lalu

Lalu pada 2008, masih kata Bimo, Learning Eclass ini diinstal kembali, guna mewujudkan progam belajar Bleanded Learning, untuk memenuhi syarat akreditasi IAIN Salatiga.

“Tetapi saat itu masih beberapa fakultas saja yang menerapkan. Jadi pembelajaran tatap muka dan pembelajaran secara daring dibagi, misal pembelajaran tatap muka 10 kali terus yang secara daring 4 kali,” bebernya.

Aplikasi tersebut kemudian menjadi penting di tahun ajaran 2020 karena adanya pandemi yang memaksa proses perkuliahan dilakukan dengan cara tidak tatap muka. Akhirnya, pihak Institut kembali lagi mensosialisasikan Learning Eclass kepada dosen, agar mahasiswa bisa menggunakan aplikasi ini saat pembelajaran secara daring.

“Learning Eclass juga sudah diperbaiki dari segi tampilan menjadi ramah pengguna. Lalu menambahkan fitur dan meningkatkan kualitas server,” ungkap Bimo.

Keunggulan Learning Eclass daripada Google Clasroom, lanjut Bimo, adalah banyaknya fitur-fitur terbaru yang memudahkan mahasiswa belajar melalui daring. Fitur yang bisa dinikmati oleh para mahasiswa antara lain Course Description, Agenda, Document, Learning Path, Links, Text, Announcement, Forum, Dropbox, User, Group, Chat, Assigment, Survey, Wiki, Assessment, Glossary, Notebook, dan Open Meetings.

Baca juga: Ini SMK di Kudus yang Bisa Jadi Rujukan Belajar Fiber Optik

Tak hanya mahasiswa, dosen juga mempunyai fitur khusus yang hanya bisa diakses oleh mereka. Antara lain, dosen bisa membuat rencana pembelajaran dari awal sampai akhir, lalu bisa mengetahui aktif tidaknya mahasiswa saat perkuliahan berlangsung, dan bisa mengatur fitur apa yang bisa diaktifkan di mata kuliah.

“Karena Learning Eclass memang fiturnya banyak, nah agar mahasiswa juga tidak bingung, dosen mempunyai fitur yang bisa mengaktifkan beberapa fitur saja yang dianggap penting,” jelas Bimo.

Untuk kedepanya, Bimo berharap, Learning Eclass ini akan ada fitur vidio call yang membuat mahasiswa lebih nyaman lagi untuk belajar melalui daring.

“Harapannya, ke depan Learning Eclass ini bisa terhubung otomatis dengan Siakad. Jadi bisa langsung otomatis masuk kelas sesuai makul yang sudah dipilih,” tandas Bimo.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler